nasional

ICW Kritik Keras Penunjukan Adies Kadir dan Thomas Djiwandono: Sinyal Bahaya Independensi MK dan BI

Kamis, 29 Januari 2026 | 16:43 WIB
ICW secara terbuka menyoroti pengisian jabatan strategis di dua lembaga independen negara yang dianggap sebagai bentuk serangan terhadap sistem checks and balances. (Dok ist)

ICW menyoroti proses seleksi Adies Kadir dan Thomas Djiwandono di DPR yang berlangsung kilat, masing-masing hanya memakan waktu sekitar 30 menit.

  • ​Adies Kadir: Menjadi calon tunggal tanpa tanya jawab mendalam, padahal sempat menuai protes publik terkait isu tunjangan rumah dinas.
  • ​Thomas Djiwandono: Dipilih dengan alasan "diterima oleh seluruh partai politik," yang menunjukkan bahwa konsolidasi politik lebih diutamakan daripada kompetensi profesional.

Baca Juga: Viral! Eks Kapolda Semprot Kapolres Sleman di DPR: 'Kalau Saya Atasan Anda, Sudah Saya Berhentikan!'

Ancaman Demokrasi "Terjun Bebas"

​ICW memperingatkan bahwa jika rezim Prabowo-Gibran terus merestui praktik ugal-ugalan dalam pengisian jabatan publik, kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi akan mengalami "terjun bebas". Penunjukan ini dianggap sebagai "serangan balasan" terhadap putusan-putusan MK yang sebelumnya seringkali tidak sejalan dengan keinginan parlemen.

(**)

Halaman:

Tags

Terkini