FAJARNUSA.COM - Capaian membanggakan diraih oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam bidang pembangunan sumber daya manusia.
Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cirebon tahun 2025 sukses menyentuh angka 73,27.
Angka ini menandai tren positif yang berkelanjutan. Jika menilik ke belakang, terjadi lompatan cukup signifikan sebesar 3,28 poin dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2021-2025).
Pada tahun 2021, IPM Cirebon masih berada di angka 69,99, namun kini konsisten merangkak naik hingga melampaui target kategori "Tinggi".
Tren Kenaikan IPM Kabupaten Cirebon (2021-2025):
- 2021: 69,99
- 2022: 70,92
- 2023: 71,81
- 2024: 72,30
- 2025: 73,27
Baca Juga: Kasus Hasut Bakar Gedung Polri: Laras Faizati Divonis Pidana Pengawasan, Hakim Perintahkan Bebas!
Apa Artinya Bagi Masyarakat?
Masuknya Kabupaten Cirebon ke dalam kategori Tinggi (rentang 70–80) bukan sekadar angka di atas kertas. IPM merupakan indikator komposit yang mencerminkan tiga aspek vital kualitas hidup masyarakat:
- Kesehatan: Terjadi peningkatan pada angka harapan hidup saat lahir.
- Pendidikan: Membaiknya angka harapan sekolah dan rata-rata lama sekolah warga Cirebon.
- Kesejahteraan: Meningkatnya daya beli atau kemampuan pengeluaran per kapita masyarakat.
Baca Juga: Viral Dugaan Kasus 'Tangkap Lepas' di Polda Sulsel: Bandar Narkoba Diduga Bebas Usai Setor 70 Juta
Peningkatan yang konsisten ini menunjukkan bahwa program pembangunan di wilayah Kabupaten Cirebon, mulai dari akses layanan kesehatan hingga pemerataan pendidikan, mulai membuahkan hasil yang nyata secara menyeluruh.
Data BPS ini diharapkan menjadi acuan bagi pemerintah daerah untuk terus mempertahankan momentum pertumbuhan dan memastikan kualitas hidup masyarakat terus meningkat di tahun-tahun mendatang.
(**)