Duka di Gunung Slamet: Pendaki Asal Magelang Ditemukan Meninggal, Sikap Ikhlas Sang Ayah Bikin Netizen Terenyuh

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Jumat, 16 Januari 2026 | 12:58 WIB
Ayah mendiang Syafiq Ali, pendaki yang hilang di Gunung Slamet, mengatakan akan menyayangi Himawan seperti anak sendiri.  (Instagram/mountnesia)
Ayah mendiang Syafiq Ali, pendaki yang hilang di Gunung Slamet, mengatakan akan menyayangi Himawan seperti anak sendiri. (Instagram/mountnesia)

FAJARNUSA.COM - Setelah pencarian panjang selama 17 hari, pendaki asal Magelang, Syafiq Ridhan Ali Razan, akhirnya ditemukan di lereng puncak bagian selatan Gunung Slamet pada Rabu (14/1/2026). Ali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang saat melakukan pendakian tektok pada akhir Desember lalu.

Pesan Haru Ayah Ali: "Himawan Adalah Anak Kami"

Di tengah suasana duka, sebuah video yang diunggah akun Instagram @mountnesia mendadak viral. Ayah Ali, Dhani Rusman, menunjukkan kelapangan hati yang luar biasa. Alih-alih menyalahkan Himawan—rekan pendakian yang terakhir bersama Ali—Dhani justru merangkulnya.

Baca Juga: Kasus Hasut Bakar Gedung Polri: Laras Faizati Divonis Pidana Pengawasan, Hakim Perintahkan Bebas!

“Ke depannya, karena Mas Himawan sahabat Ali, maka kami pun akan menganggap Mas Himawan itu adalah sebagai anak kami. Jangan sungkan, jangan malu, tetap main ke rumah dan anggap rumah sendiri,” ucap Dhani sambil menepuk bahu Himawan yang tertunduk lesu.

Sikap ini memicu gelombang pujian dari warganet. Di saat banyak spekulasi dan tudingan miring terhadap kronologi kejadian, keluarga Ali justru memilih jalan damai dan kasih sayang.

Kronologi Kejadian

Baca Juga: Viral Dugaan Kasus 'Tangkap Lepas' di Polda Sulsel: Bandar Narkoba Diduga Bebas Usai Setor 70 Juta

Ali dan Himawan memulai pendakian via jalur Dipajaya pada 27 Desember 2025. Di tengah perjalanan, Himawan mengalami cedera kaki di Pos 5. Ali kemudian memutuskan turun terlebih dahulu untuk mencari bantuan, namun sejak saat itu ia hilang kontak.

Himawan sendiri berhasil ditemukan selamat oleh Tim SAR di Pos 9 pada 30 Desember 2025. Jenazah Ali baru ditemukan 14 hari kemudian di lokasi yang cukup sulit dijangkau antara jalur Gunung Malang dan Baturaden.

Penghormatan Terakhir di Magelang

Baca Juga: KPK Periksa Ono Surono: Ketua PDIP Jabar Diduga Terima Aliran Suap Proyek Pemkab Bekasi

Jenazah Ali tiba di rumah duka di Magelang pada Kamis (15/1) malam setelah melalui pemeriksaan medis di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata. Atas permintaan keluarga yang ingin melihat wajah mendiang untuk terakhir kalinya, peti jenazah sempat dibuka sebelum akhirnya dimakamkan di Pemakaman Umum Sidotopo, Kedungsari.

Keluarga juga mengimbau masyarakat untuk menghapus foto-foto evakuasi jenazah Ali yang beredar di media sosial guna menjaga perasaan keluarga yang ditinggalkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X