FAJARNUSA.COM (INDRAMAYU) – Program percepatan Indramayu Mengaji yang digagas Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) yang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan pemetaan kemampuan baca Al-Qur’an di kalangan siswa Sekolah Dasar.
Wakil Ketua LPTQ Kabupaten Indramayu, Jajang Sudrajat, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan ikhtiar untuk memastikan anak-anak di jenjang SD memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik.
Meski telah ada program mengaji 15 menit sebelum pembelajaran, kemampuan membaca tetap perlu ditingkatkan agar makin lancar dan fasih.
Baca Juga: Jejak Aksi Sasmito Hadinagoro: Demo BCA Gate dan BLBI Terekam dalam Foto Dokumentasi
“Dari hasil pemetaan di kelas 5 dan 6, dari 16 siswa yang disurvei, hanya 6 siswa yang sudah lancar membaca Al-Qur’an. Sisanya masih terbata-bata. Bagi yang sudah lancar akan terus dibina, sementara yang masih terbata akan diberikan pendampingan khusus,” ungkap Jajang, Kamis (21/8/2025).
Sebagai tindak lanjut, LPTQ bersama penyuluh agama akan memberikan pelatihan tambahan di sekolah setiap Senin, Selasa, dan Rabu.
Dengan pendampingan ini, diharapkan proses pembinaan dan pengembangan berlangsung sejak dini sehingga mampu melahirkan generasi Qur’ani yang siap melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.
Baca Juga: Ketua Komisi XI DPR Soal Tunjangan Rumah Rp50 Juta: Angkanya Ditentukan Menkeu, Kami Hanya Menerima
“Program ini juga menjadi langkah awal dalam menyiapkan para hafidz yang nantinya bisa berpartisipasi dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ),” tambahnya.
Sekretaris Dinas Dikbud Kabupaten Indramayu, Erni Heriningsih, menyampaikan apresiasi atas langkah LPTQ. Menurutnya, kegiatan ini akan memperkuat pencapaian Visi Indramayu Remaja, khususnya pada aspek religius dalam program percepatan Indramayu Mengaji.
**
Artikel Terkait
KAI Daop 3 Cirebon Beri Souvenir Menarik Pada Penumpang Anak Penghafal Surat Pendek Al-Qur'an
Dengan Tipu Daya Uang, Guru Ngaji di Tebet Cabuli Santri Perempuan
Komisi III DPRD Dorong Optimalisasi Digitalisasi Pendidikan di Kota Cirebon
Marak Pungli di Sekolah, Massa Lakukan Unjuk Rasa di depan Kantor Dinas Pendidikan Kota Cirebon