FAJARNUSA.COM - Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Peduli Pendidikan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Rabu pagi (30/7/2025).
Mereka turun ke jalan untuk menyuarakan kemarahan publik terhadap maraknya dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan minimnya transparansi pengelolaan dana pendidikan di sejumlah sekolah.
Sejak pukul 09.00 WIB, massa aksi sudah memenuhi halaman kantor dinas, membawa poster dan selebaran berisi tuntutan keras.
Baca Juga: PPATK Tegaskan Pemblokiran Rekening Tidak Aktif untuk Melindungi Hak Nasabah
Lima poin utama mereka soroti, antara lain:
1. Stop Pungli: Hentikan segala bentuk pungutan liar di sekolah.
2. Transparansi Anggaran: Sekolah wajib terbuka terkait pengelolaan dana, termasuk yang berasal dari orang tua murid.
1. Stop Pungli: Hentikan segala bentuk pungutan liar di sekolah.
2. Transparansi Anggaran: Sekolah wajib terbuka terkait pengelolaan dana, termasuk yang berasal dari orang tua murid.
3. Akuntabilitas: Tuntutan pertanggungjawaban atas setiap rupiah dana pendidikan yang dikelola.
4. Sanksi Tegas: Dorongan agar pelaku pungli diusut dan dihukum tanpa kompromi.
5. Keterbukaan Informasi: Semua bentuk pungutan harus diinformasikan secara jelas dan terbuka kepada publik.
4. Sanksi Tegas: Dorongan agar pelaku pungli diusut dan dihukum tanpa kompromi.
5. Keterbukaan Informasi: Semua bentuk pungutan harus diinformasikan secara jelas dan terbuka kepada publik.
Koordinator aksi dalam orasinya menuding Dinas Pendidikan lamban dan terkesan tutup mata terhadap laporan masyarakat. Ia menyebut bahwa praktik pungli kerap terjadi, khususnya saat proses penerimaan siswa baru hingga kegiatan ekstrakurikuler.
Baca Juga: Kocak ! Aksi Kejar-kejaran Polisi Berhenti Gegara Emak-emak Teriak Sapi Ikut Lari
"Kami tidak datang untuk membuat onar, tapi untuk menuntut keadilan! Pungli di sekolah sudah lama jadi momok, dan Dinas Pendidikan terlalu lemah dalam pengawasan," tegasnya memakai pengeras suara.
"Kami tidak datang untuk membuat onar, tapi untuk menuntut keadilan! Pungli di sekolah sudah lama jadi momok, dan Dinas Pendidikan terlalu lemah dalam pengawasan," tegasnya memakai pengeras suara.
Mereka sudah melakukan investigasi dan menemukan adanya pungutan 1 sampai 3 juta rupiah.
Aksi yang berlangsung damai ini mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian dan Satpol PP. Massa bersikukuh bertahan hingga perwakilan dari Dinas Pendidikan bersedia menemui mereka untuk audiensi. **
Aksi yang berlangsung damai ini mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian dan Satpol PP. Massa bersikukuh bertahan hingga perwakilan dari Dinas Pendidikan bersedia menemui mereka untuk audiensi. **
Artikel Terkait
Aksi Unjuk Rasa di Kantor PDAM, Pamaci Minta Usut Dugaan Korupsi 3,8 Miliar yang Dilakukan Oknum Staf
Dianggap Tidak Adil, FSP Maritim Makassar Lakukan Aksi Unjuk Rasa di Pelabuhan Makassar
Aksi Demo Driver Online Cirebon Bakar Ban Depan Kantor Grab
Pilu Ayah usai Viral Demo Sendirian di RSUD Karawang, Ceritakan Kronologi Anaknya Meninggal di Awal Kelahiran
Telisik Tuntutan Mahathir dan Puluhan Ribu Warga Malaysia yang Unjuk Rasa: Turunkan Anwar Ibrahim!