Dugaan penyiksaan ini bahkan pernah dilaporkan ke polisi beberapa tahun lalu, tetapi tidak berlanjut karena kurangnya bukti dan keterbatasan korban dalam memberikan kesaksian.
Baca Juga: Thailand Gratiskan Transportasi Umum Imbas Terjadinya Polusi Udara Ekstrem
Pengakuan Paman Korban
Pihak keluarga membantah adanya penyiksaan yang menyebabkan kondisi fisik NN. Pamannya, Piterson Nduru, mengklaim bahwa kondisi korban bukan akibat kekerasan dari keluarga, melainkan karena perlakuan kasar dari ayah kandungnya sejak kecil.
"Itu salah. Ayahnya sendiri yang sering mabuk dan memukuli korban dengan kayu sejak usia lima tahun setelah bercerai dengan ibunya," ujar Piterson.
Selain itu, ia juga menyebut bahwa NN beberapa kali terjatuh dari tempat tidurnya, yang memperburuk kondisinya.
Meskipun keluarga sudah berupaya mencegah kekerasan dari ayah korban, mereka tidak dapat menghentikannya.
"Kami sudah berusaha melarang, tetapi dia keras kepala," tambahnya.
Upaya Penyelamatan dan Perlawanan Keluarga
Diketahui bahwa kedua orang tua NN telah bercerai dan merantau keluar Nias, sementara NN tinggal bersama kakek dan kerabat ayahnya.
Saat aparat desa dan Polsek Lolowau berusaha mengamankan korban, sempat terjadi perlawanan dari pihak keluarga.
Diduga ada rencana untuk membawa NN keluar dari desanya ke luar Nias oleh salah satu kerabatnya. Namun, aparat desa dan kepolisian berhasil menggagalkan upaya tersebut.
Saat ini, NN telah dibawa ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan medis. Kasus ini terus mendapat perhatian dari berbagai pihak, dan masyarakat berharap agar aparat penegak hukum dapat memberikan perlindungan serta keadilan bagi korban.***
Artikel Terkait
Tersangka Pembunuhan dan Mutilasi dikampung Bantar Limus, Desa Sancang Garut di Periksa Kesehatan Kejiwaannya
Ancaman Pembunuhan Dilakukan Jaro Desa Tambak Lebak Banten Kepada Jurnalis Dilaporkan ke Polres Lebak Banten Tak Kunjung Ditangani
Kecamatan Galis, Bangkalan Mencekam, Buntut Pembunuhan dan Pembakaran Mahasiswa UTM, HMI Bangkalan Menuntut Kapolsek Galis Dipecat
Sempat Jual Mobil Korban Setelah Memutilasi, Pelaku Pembunuhan Uswatun Khasanah Ungkap Penyebab Aksi Kejinya