Hadapi Digitalisasi, BRIN Sebutkan 70,2 Persen UMKM Bermasalah Pasar

photo author
M. Aldi Priambudi, Fajar Nusa
- Jumat, 6 Oktober 2023 | 00:28 WIB
Seorang peneliti utama dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wati Hermawati (foto: Linkedin/@wati_hermawati)
Seorang peneliti utama dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wati Hermawati (foto: Linkedin/@wati_hermawati)

Baca Juga: Pep Guardiola Lewati Rekor Sir Alex Ferguson di Liga Champions Setelah Kalahkan RB Leipzig

“Tentukan model bisnis yang akan dilakukan, apakah ingin mengubah seluruh model penjualan atau hanya sistem kerja internal, itu yang harus diputuskan,” kata dia.

Selain itu, pelaku usaha UMKM juga perlu menentukan model bisnis yang tepat, apakah akan mengubah seluruh model penjualan atau hanya meningkatkan sistem kerja internal.

Mereka juga harus memilih platform yang sesuai dan mempelajari teknik optimisasi mesin pencari (SEO) untuk meningkatkan pemasaran daring.

Baca Juga: Jordi Amat Bek Timnas Indonesia Absen bela Indonesia Vs Brunei Darussalam

Terakhir, Wati menyarankan untuk memanfaatkan perangkat lunak (software) yang mendukung, seperti mobile banking, untuk memantau saldo secara daring, sehingga bisa mengoptimalkan manajemen keuangan mereka.

“Kemudian, memanfaatkan semua software (perangkat lunak) yang mendukung, seperti mobile banking untuk melihat saldo secara daring,” ujar Wati.

Semua langkah ini diharapkan dapat membantu UMKM menghadapi era digitalisasi yang semakin mendominasi pasar. *

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Aldi Priambudi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X