Jejak Polisi Rusak CCTV Higga Hilangkan Barang Bukti, Pengamat: Rasa Aman Publik Terancam!

photo author
Hanung, Fajar Nusa
- Rabu, 19 Oktober 2022 | 17:20 WIB
Fajarnusa.com - Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto mendorong Polri agar terus mendalami pihak yang bertanggung jawab atas Tragedi Kanjuruhan Malang.
Fajarnusa.com - Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto mendorong Polri agar terus mendalami pihak yang bertanggung jawab atas Tragedi Kanjuruhan Malang.

Sedangkan dalam kasus Teddy Minahassa, ia diduga terlibat dalam penjualan 5 Kg barang bukti berjenis sabu - sabu kepada seorang pengelola tempat hiburan malam di Jakarta.

Melihat kondisi ini pengamat dan kritikus sosial Rocky Gerung menilai banyaknya kasus perusakan CCTV dan Obstruction of Justice yang dilakukan Polisi berefek pada terancamnya rasa aman publik.

Baca Juga: Komisi III DPR RI Sebut Kapolri Wajib Selamatkan Institusi

Rocky juga menduga ada tim spesialis ditubuh Pilisi yang biasa bertugas dalam merusak CCTV, hal ini didasarkan fakta selalu ada tim di internal kepolisian yang menghilangkan dan merusak CCTV sehingga terjadi obstruction of justice.

"Akhirnya satu - satu mulai terawasi, oleh publik... publik kritis liat algoritma disana tim ini disini timnya itu tapi sama sasarannya CCTV, jadi ada tim khusus yang memang ahli CCTV, jadi ahli untuk memanipulasi data kan itu yang ada di benak publik hari ini" ungkap Rocky Gerung.

Hal itu dinyatakan Rocky dalam siniar podcast FNN yang dikutip fajarnusa.com pada rabu, 19 oktober 2022 yang menjelaskan kondisi publik yang cemas atas banyaknya kasus perusakan CCTV oleh pihak Polisi.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hanung

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X