PENA 98 Untuk Sabam Sirait: Teladan Bagi Generasi Selanjutnya

photo author
Mauladi Fachrian, Fajar Nusa
- Rabu, 12 Oktober 2022 | 16:40 WIB
Diskusi kebangsaan Pena 98 kenang 1 tahun wafatnya Sabam Sirait. (Fajarnusa/Pena 98)
Diskusi kebangsaan Pena 98 kenang 1 tahun wafatnya Sabam Sirait. (Fajarnusa/Pena 98)

FAJARNUSA - Persatuan Nasional Aktivis 98 (PENA 98) akan menggelar acara mengenang satu tahun wafatnya politisi senior PDI Perjuangan, Sabam Sirait.

Acara tersebut akan digelar pada Kamis 13 Oktober 2022 atau bertepatan dengan tanggal kelahiran Sabam 86 tahun lalu.

Presnas PENA 98, DKI Jakarta, Fendy Mugni menilai Sabam Sirait merupakan guru bangsa.

Baca Juga: Penolakan Gereja, Pospera Kritik Walikota Cilegon

"Pengalaman dan perjuangan sepanjang hidupnya menjadi teladan bagi generasi selanjutnya," kata dia.

Menurut Fendy, Sabam selalu menjaga nilai–nilai Pancasila dan menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.

"Semangat toleransi di Indonesia sejak dulu sebagai negeri yang beragam dipersatukan oleh Pancasila. Mulai dari suku , agama, adat istiadat,sampai latar belakang pemikiran. Persatuan adalah kekuatan yang Jadikan Indonesia Indah dalam Keberagaman," kata dia.

Dari keterangan PENA 98, Sabam Sirait telah mengajarkan banyak hal, mulai dari demokrasi, keberagaman kesederhanaan dan konsistensi. Sabam merupakan guru bangsa.

"PENA 98 mengenang alm Sabam Sirait yang meninggal dunia di usia 85 tahun, setahun yang lalu. Namamu tetap kami kenang sebagai guru bangsa," demikian pernyataan Pena, Rabu (12/10/2022).

PENA 98 juga mengundang teman-teman media untuk meliput acara diskusi bertema Mempertahankan Demokrasi Pancasila di NKRI di gedung juang, Jakarta.

Hadir sejumlah narsum diantara, Wantimpres Sidarto Danusubroto, Anggota DPR RI Adian Napitupulu, Politikus dan Aktivis Bursah Zarnubi, Ketua Umum PMII Muhammad Abdullah Syukri, Ketua Umum PMKRI Tri Natalia Urada.

Sabam Sirait meninggal dunia pada Rabu (29/9/2021) pukul 22.37 WIB, di RS Siloam Karawaci, Tangerang, Banten.

Sabam Sirait meninggal dunia di usia 85 tahun. Selama ini, Sabam dikenal luas sebagai politisi senior PDI Perjuangan.

Sabam Gunung Panangian lahir pada 13 Oktober 1936 di Pulau Simardan, Tanjungbalai, Sumatera Utara.[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mauladi Fachrian

Sumber: Wawancara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X