FAJARNUSA.COM (CIREBON) – Ketegangan yang sempat melanda kawasan Pelabuhan Cirebon antara Forum RW Kelurahan Panjunan dengan pihak Pelindo dan para pengusaha akhirnya mencapai titik terang.
Sebuah audiensi mediasi yang difasilitasi oleh aparat keamanan dan unsur Forkopimda pada siang hari ini dilaporkan berjalan sangat kondusif dan menghasilkan kesepakatan bersama yang melegakan semua pihak.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, yang memimpin proses mediasi ini, menyampaikan apresiasi atas sikap terbuka semua peserta.
Pertemuan penting ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Dandim dan KSOP, menunjukkan keseriusan pihak berwenang dalam menyelesaikan masalah.
“Alhamdulillah, mediasi berjalan baik dan kondusif. Apa yang menjadi harapan masyarakat sudah ditampung, dijembatani, dan dituangkan dalam kesepakatan bersama,” ujar AKBP Eko Iskandar.
Menurut Kapolres, yang paling utama adalah tercapainya solusi saling menguntungkan (win-win solution).
Baca Juga: Banjir di Banjar Meluas, 122 Ribu Jiwa Terdampak, Netizen Beri Respons Haru hingga Candaan
Pihak Pelindo dan pengusaha menyambut positif aspirasi warga, menunjukkan itikad baik untuk mencari jalan tengah.
Aksi Lanjutan 3 Hari Dibatalkan!
Dampak langsung dari kesepakatan ini adalah dibatalkannya rencana aksi lanjutan yang sebelumnya akan digelar oleh warga selama tiga hari.
Baca Juga: Wawali Kota Cirebon: Kecanggihan Gadget Tak Berarti Tanpa 'Senjata' Komunikasi Digital
“Karena sudah ada itikad baik dan kesepakatan, aksi tersebut insyaallah dibatalkan. Salah paham sudah diluruskan dan benang kusut berhasil diurai bersama,” tegasnya.
AKBP Eko Iskandar menekankan bahwa visi bersama seluruh pihak adalah menjaga kondusivitas Kota Cirebon agar aktivitas ekonomi di pelabuhan dan pembangunan daerah dapat berjalan tanpa hambatan.
Sementara itu, Ketua Forum RW Kelurahan Panjunan, Zaki Mubarak, membenarkan bahwa pertemuan telah mencapai titik temu.
Baca Juga: Wajib Skrining Kesehatan Mandiri: Syarat Akses Layanan BPJS Kesehatan Mulai 2026