nasional

Mahfud MD Ajak Masyarakat Terlibat dalam Reformasi Polri, Jangan Hanya Kritik, Beri Solusi

Selasa, 11 November 2025 | 17:11 WIB
Mahfud MD menyebut titik terburuk Polri berada di sektor penegakan hukum. (Tangkapan layar YouTube Mahfud MD)

Menurutnya, reformasi Polri tidak bisa hanya dilakukan secara internal, tetapi juga membutuhkan pengawasan dan masukan dari publik.

“Kami akan mengundang partisipasi masyarakat (dalam) dua sampai tiga minggu ke depan,” imbuhnya.

Reformasi Kolaboratif, Bukan Konfrontatif

Baca Juga: Soeharto Resmi Jadi Pahlawan Nasional, Fadli Zon Singgung soal Jasa Pembangunan Nasional hingga Proses Hukum yang Telah Tuntas

Mahfud menegaskan bahwa tim reformasi Polri tidak dibentuk untuk menjadi musuh lembaga tersebut. 

Ia menekankan pendekatan kolaboratif sebagai kunci agar perubahan bisa berjalan efektif.

“Tim ini tidak datang sebagai musuh,” ucap Mahfud.

Baca Juga: Bincang Hangat Pelaku Industri Media di Mediapreneur Talks Tasikmalaya, CEO Promedia Bangun Jiwa Optimis bagi Insan Jurnalis

“Kalau datang sebagai musuh pasti tidak akan efektif, maka kita bicara ketemulah dari hati-hati,” lanjutnya.

Selain itu, Mahfud menantang publik untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan solusi konkret, bukan sekadar kritik.  

Menurutnya, kritik tanpa tawaran solusi tidak akan memperbaiki kondisi yang sudah lama menjadi sorotan.

Baca Juga: DPRD Berharap Penataan PKL di Jalan Provinsi Kota Cirebon Kedepankan Pendekatan Humanis

“Masyarakat disilakan bicara dan memberi solusi, jangan hanya ngeritik, lho,” tegas Mahfud.

“Kalau ngeritik bahwa di polisi banyak pemerasan, gitu, semua orang sudah tahu, tapi kenapa ini terjadi,” pungkasnya.***

Halaman:

Tags

Terkini