FAJARNUSA.COM - Sebagian publik di Tanah Air sedang hangat memperbincangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru-baru ini melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah kepala daerah.
Salah satunya terhadap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko yang kini diamankan dalam operasi senyap KPK, pada Jumat, 7 November 2025 malam.
Penangkapan ini dilakukan di wilayah Ponorogo, Jawa Timur, lantaran Sugiri diduga terlibat dalam skandal praktik jual beli jabatan di lingkungan pemerintah daerah (Pemda).
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Banyumanik Semarang: Truk Besar Diduga Alami Rem Blong, 3 Mobil Terguling
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto membenarkan penangkapan tersebut terkait kasus dugaan korupsi dalam mutasi dan promosi jabatan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
“Kasus mutasi dan promosi jabatan,” ujar Fitroh dalam keterangan resminya, pada Jumat, 7 November 2025.
Operasi ini berlangsung tak lama setelah Sugiri Sancoko kembali memenangkan Pilkada Ponorogo 2024 dan dipastikan melanjutkan kepemimpinan untuk periode kedua, pada 2025-2030 mendatang.
Sesuai aturan, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT ini, termasuk Bupati Sugiri.
Penangkapan ini menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat kasus dugaan korupsi pasca pemilihan kepala daerah.
Terlebih, praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemda kembali menjadi sorotan publik karena dinilai menggerus profesionalisme ASN dan kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi. Berikut ulasannya.
Baca Juga: Update Insiden Ledakan di SMAN 72 Jakarta: Total 54 Korban, 7 Orang Dijadwalkan Jalani Operasi
KPK Dalami Dugaan Transaksi Jual Beli Jabatan
Fitroh menyebut operasi tersebut dilakukan setelah adanya laporan mengenai transaksi terkait rotasi jabatan ASN di lingkungan Pemkab Ponorogo.
Artikel Terkait
Meski Telah Kenakan Rompi Oranye, Wamenaker Immanuel Ebenezer Bantah Keciduk OTT KPK dan Lakukan Pemerasan
KPK Pastikan Kasus Google Cloud yang Menjerat Nadiem Makarim Tetap Berjalan, Siap Koordinasi dengan Kejagung
Badko HMI Jatim Sentil KPK: Tersangka Suap Dana Hibah Jatim, Termasuk Anggota DPRD Baru, Masih Berkeliaran?
KPK Temukan Tambang Emas Ilegal di Kawasan Sirkuit Mandalika: Legislator Minta Pemerintah Tindak Tegas Tanpa Pandang Bulu