FAJARNUSA.COM - Komisi Percepatan Reformasi Polri baru saja menggelar rapat perdananya di Mabes Polri, Jakarta pada Senin, 10 November 2025.
Usai rapat tersebut, Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie membeberkan beberapa hal yang diputuskan.
Salah satunya, kata Jimly adalah akan ada penambahan anggota baru, yakni tokoh perempuan untuk bergabung dalam tim Komisi Percepatan Reformasi Polri.
Baca Juga: IFG Jadikan Hari Pahlawan Momentum Menumbuhkan Nilai Kepahlawanan dalam Transformasi Perusahaan
Perwakilan Perempuan, Sesuai Arahan Presiden Prabowo
Rencana untuk menambah satu anggota dari tokoh perempuan merupakan usulan dari Presiden Prabowo sendiri.
“Insya Allah mungkin minggu depan atau apa akan ada tambahan satu orang ya, ibu-ibu. Belum saya sebut namanya,” kata Jimly dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta pada Senin, 10 November 2025.
“Ini untuk melengkapi sesuai harapan Presiden supaya ada keterwakilan perempuan. Makan, nanti jumlahnya tim ini ada 11 orang,” sambungnya.
Saat ditanya apakah sosok tersebut berasal dari sipil atau lingkup Polri, Jimly masih enggan memberi detail lebih lanjut.
“Belum saya sebut, pokoknya perempuan,” lanjutnya.
Baca Juga: Wali Kota Ajak Warga Maknai Hari Pahlawan sebagai Perjuangan Moral dan Semangat Kebangsaan
Ditunjuk Langsung oleh Presiden Prabowo
Selain menjadi perwakilan perempuan, menurut Jimly juga menjadi antisipasi sebelum mendapat protes dari publik.
Artikel Terkait
Polres Cirebon Kota Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam
Penuhi Standar SPM, KAI Daop 3 Cirebon Berikan Kenyamanan Melalui Pest Control dan Fumigasi Sarana
Melawan Petugas Saat Hendak Ditangkap, IS Positif Amphetamine Diamankan Polisi Polres Cirebon Kota
Update Insiden Ledakan di SMAN 72 Jakarta: Total 54 Korban, 7 Orang Dijadwalkan Jalani Operasi