Komisi Reformasi Polri Bakal Tambah Anggota, Gaet Satu Tokoh Perempuan yang Sosoknya Masih Rahasia

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Selasa, 11 November 2025 | 16:54 WIB
Komisi Percepatan Reformasi Polri akan menambah anggota baru dalam tim.  (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Komisi Percepatan Reformasi Polri akan menambah anggota baru dalam tim. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

“Jadi daripada, sebelum ada protes dari gerakan perempuan. Nah, idenya dari Presiden (Prabowo Subianto) sendiri. Wah, ini harus ada perempuan karena setelah dilantik, loh ternyata laki-laki semua,” jelasnya.

“Namanya sudah ada, tinggal diteken. Iya (ditunjuk Presiden),” imbuhnya.

Bakal Rutin Adakan Pertemuan dan Public Hearing 

Baca Juga: Penataan Pedestrian Depan Stasiun Cirebon Menjadi Fasilitas Publik yang Nyaman

Mengenai sistem kerja, Jimly mengatakan bawa selama 3 bulan ke depan akan mulai bisa melaporkan dan merekomendasikan kebijakan yang perlu ditempuh oleh Presiden Prabowo.

“Selama tiga bulan diharapkan tim ini akan bekerja maraton. Kami sudah sepakat seminggu sekali kita mengadakan rapat rutin, pertemuan lengkap,” katanya.

“Harapannya, selama tiga bulan nanti kita akan melaporkan, merekomendasikan kebijakan-kebijakan yang perlu ditempuh, yang nanti keputusannya ada di tangan Presiden,” tuturnya.

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Banyumanik Semarang: Truk Besar Diduga Alami Rem Blong, 3 Mobil Terguling

Tak hanya pertemuan internal tim, dalam rentang waktu seminggu juga akan rutin menggelar public hearing.

“Di antara seminggu sekali itu kami manfaatkan untuk mengadakan public hearing, tatap muka, belanja masalah, mendengarkan aspirasi dari berbagai kalangan yang akan kami undang,” terangnya.

Beberapa pihak yang akan diundang dalam public hearing tersebut, di antaranya adalah kalangan akademisi di kampus, ataupun BEM mahasiswa, begitu juga ormas-ormas dan jaringan LSM.

Baca Juga: Bincang Hangat Pelaku Industri Media di Mediapreneur Talks Tasikmalaya, CEO Promedia Bangun Jiwa Optimis bagi Insan Jurnalis

Pertemuan Komisi Percepatan Reformasi Polri Tak Libatkan Parpol

Jimly menegaskan bahwa partai politik akan terlibat ketika pembahasan pembuatan aturan, sehingga dari pihak Reformasi Polri tak perlu mengundang parpol.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X