nasional

Pemerintah akan Gelar Sidang Isbat 28 Februari 2025, Muhammadiyah Sudah Pastikan Awal Ramadhan 1 Maret 2025

Jumat, 28 Februari 2025 | 08:51 WIB
Foto ilustrasi ramadhan - penetapan awal puasa pemerintah Indonesia dengan sidang isbat (Unsplash/masjidmpd)

Baca Juga: Jelang Ramadan dan Idul Fitri, BAZNAS Indramayu Tetapkan Besaran Zakat

3 Rangkaian Pelaksanaan Sidang Isbat

Abu Rokhmad mengatakan kalau ada 3 rangkaian dalam menjalankan sidang isbat untuk penentuan awal Ramadhan.

Pertama adalah pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi.

Kedua, verifikasi hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di Indonesia.

Ketiga, musyawarah dan pengambilan keputusan yang akan diumumkan kepada publik.

“Kita berharap umat Islam di Indonesia bisa mengawali Ramadhan tahun ini secara bersama-sama,” ungkapnya.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah (Urais Binsyar) pada Ditjen Bimas Islam Kemenag, Arsad Hidayat, menambahkan, berdasarkan data hisab awal Ramadan 1446 H, ijtimak terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025, sekitar pukul 07.44 WIB.

Ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk antara 3° 5,91’ hingga 4° 40,96’, dengan sudut elongasi antara 4° 47,03’ hingga 6° 24,14’.

Menurut data tersebut, Arsad mengungkapkan ada kemungkinan hilal akan terlihat.

“Dengan kriteria ini, secara astronomi, ada indikasi kuat bahwa hilal akan terlihat,” kata Arsad.

Meski baru secara hitungan, ia menegaskan untuk menunggu hasil dari sidang isbat.

“Keputusan akhirnya kita tunggu berdasarkan hasil sidang isbat yang akan diumumkan Menteri Agama,” imbuhnya.

Sementara itu, pemantauan hilal akan dilakukan di berbagai titik di seluruh Indonesia dengan kerja sama Kemenag dan Kantor Wilayah Kemenag di berbagai daerah.***

Halaman:

Tags

Terkini