Pembukaan jalur ini tentu menjadi secercah harapan baru bagi korban yang berada di wilayah tersebut.
“Seluruh bantuan dari Bireuen dan Medan sudah bisa masuk malam ini Pak Mualem,” lanjutnya.
Dalam video lainnya juga ditunjukkan momen truk besar berisi bantuan logistik untuk Takengon dan Bener Meriah, menjadi yang pertama melintas.
“Bismillah Ya Allah, truk pertama yang melintas di Jalan Tenge Besi, masuk hari ini, 23 Desember 2025. Insya Allah kawan-kawan, bantuan dari seluruh Indonesia sudah bisa masuk ke Takengon,” tambahnya.
“Mudah-mudahan bisa lewat, ini truk pertama, percobaan. Motor juga mulai bisa lewat,” sambungnya.
Update Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tengah
Baca Juga: Cirebon Banjir Tiap Kali Hujan Besar, Berikut Titik Banjir yang Terjadi Selasa 23 Desember 2025
Dampak banjir dan longsor masih dirasakan, terlebih sejumlah warga Aceh Tengah masih terisolir karena akses transportasi yang putus.
Sampai Senin, 22 Desember 2025, ada sekitar 35.265 jiwa yang masih tersiolir pascabanjir dan longsor.
Sementara itu, data dari Posko Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Aceh Tengah melaporkan ada 14 kecamatan dan 295 desa yang terdampak dengan total 234.710 jiwa.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Nasional hingga 30 November 2025 Tetap Terjaga Kuat dan Berkesinambungan
Data Posko juga mencatat bahwa ada 24 orang yang meninggal dunia dan 4 orang lainnya dalam pencarian.
Adapun untuk korban pengungsi, ada 13.201 jiwa yang tersebar di 65 titik pengungsian.
***
Artikel Terkait
Kisah Ibu di Desa Mardame: Tidur di Hutan dan Beri Anak Makan Ubi Mentah demi Bertahan dari Longsor
Dony Oskaria Tinjau Lahan Hunian Sementara Warga Korban Bencana di Aceh Tamiang
Ferry Irwandi Bongkar Fakta di Balik Gelondongan Kayu yang Terjang Rumah Warga saat Banjir Bandang Melanda Sumatera
Ferry Irwandi Ungkap Komoditas Lain yang Potensial Selain Cabe untuk Gerakkan Ekonomi di Sumatera usai Bencana