Kisah Ibu di Desa Mardame: Tidur di Hutan dan Beri Anak Makan Ubi Mentah demi Bertahan dari Longsor

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Selasa, 23 Desember 2025 | 10:38 WIB
Tangkapan layar seorang Ibu warga Tapanuli Tengah yang mengenang bagaimana banjir dan longsor menerjang rumahnya dan memaksa mereka tidur di hutan dan memberi makan anak dengan ubi mentah (TikTok/zaits_bf)
Tangkapan layar seorang Ibu warga Tapanuli Tengah yang mengenang bagaimana banjir dan longsor menerjang rumahnya dan memaksa mereka tidur di hutan dan memberi makan anak dengan ubi mentah (TikTok/zaits_bf)

FAJARNUSA.COM - Bayang-bayang malam mencekam masih terekam jelas di ingatan seorang ibu warga Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Tapanuli Tengah

Saat longsor dan banjir bandang meluluhlantakkan tempat tinggalnya, ia dan keluarganya harus menjalani perjuangan hidup yang luar biasa di tengah kepungan bencana yang memutus segala akses.

Kisah perjuangan bertahan hidup yang menyayat hati ini dibagikan oleh akun TikTok @zaits_bf pada Senin, 22 Desember 2025. 

Baca Juga: Dorong Agroforestri, BPVP Bandung Barat Tanam Puluhan Ribu Pohon Kopi

Dalam narasi yang penuh kegetiran, wanita tersebut menceritakan bagaimana ia harus berupaya menyelamatkan keluarganya tanpa bekal apa pun yang tersisa.

Seorang Ibu warga Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Tapanuli Tengah harus makan ubi mentah demi bertahan hidup di dalam hutan bersama anak-anaknya.

Ketika rumah hancur dan api tak bisa menyala karena guyuran hujan yang tak henti, warga ini terpaksa melakukan apa saja demi mengganjal perut yang lapar dan tenggorokan yang haus. 

Baca Juga: Tambang di Gunung Tumpang Pitu Kembali Bergolak, Warga Tolak PT BSI di Petak 56

Tidak ada air bersih maupun makanan hangat di tengah kondisi darurat tersebut.

"Air hujan diminum, ada ubi tapi tak dimasak, semua hujan jadi enggak ada api," ucap wanita tersebut.

Akses jalan yang tertutup longsor di berbagai titik membuat mereka tidak memiliki pilihan selain berlindung di balik rimbunnya hutan. 

Baca Juga: BSMSS di Kota Cirebon, Bukti Nyata Pengabdian TNI Kepada Masyarakat

Mereka terjebak, tidak bisa menuju ke tempat pengungsian karena jalur evakuasi yang lumpuh total.

"Di sini longsor, di sana longsor, jadi enggak ada jalan, jadi kami satu malam tidur di hutan," lanjutnya menceritakan situasi mencekam saat itu.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X