FAJARNUSA.COM - Polda Metro Jaya memastikan proses hukum terhadap Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) dalam kasus ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading akan dijalankan sesuai ketentuan Undang-Undang Perlindungan Anak dan sistem peradilan pidana anak.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menegaskan bahwa aparat kepolisian akan mengedepankan perlindungan terhadap seluruh pihak yang terlibat, termasuk korban dan pelaku yang masih di bawah umur.
"Untuk proses hukumnya, tentu kita punya aturan main. Ada Undang-Undang Perlindungan Anak dan sistem peradilan pidana anak," ujar Iman dalam konferensi pers pada Selasa, 11 November 2025.
Baca Juga: KAI Daop 3 Cirebon Buka Penjualan Tiket Natal dan Tahun Baru 2026, Pelanggan Bisa Cek Disini !
"Kami akan mempedomani undang-undang tersebut. Kita akan mencari hak yang terbaik untuk anak-anak kita, baik itu korban maupun anak yang berhadapan dengan hukum," imbuhnya.
Pernyataan ini menegaskan pendekatan kehati-hatian aparat penegak hukum dalam menangani kasus yang melibatkan pelajar sebagai pelaku maupun korban, setelah insiden ledakan yang terjadi di lingkungan sekolah tersebut menimbulkan korban luka.
Sekolah Dipastikan Aman, Aktivitas Belajar Ditargetkan Normal Pekan Ini
Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, memastikan bahwa kondisi di SMAN 72 saat ini sudah sepenuhnya aman.
Menurutnya, pembersihan lokasi telah dilakukan setelah proses pemeriksaan dan penyisiran oleh tim gabungan kepolisian selesai dilakukan.
"Polda Metro Jaya telah melakukan pembersihan di lokasi ledakan setelah pemeriksaan dan penyisiran di area kejadian selesai dilakukan," ujar Asep.
Baca Juga: Mahfud MD Ajak Masyarakat Terlibat dalam Reformasi Polri, Jangan Hanya Kritik, Beri Solusi
Kapolda menambahkan bahwa kegiatan belajar mengajar di sekolah ditargetkan dapat kembali berjalan normal pada minggu ini.
"Kegiatan belajar mengajar di sekolah ditargetkan berjalan normal pada minggu ini," katanya.
"Kami tegaskan bahwa situasi saat ini telah sepenuhnya aman terkendali," tutur Asep.
Artikel Terkait
Update Insiden Ledakan di SMAN 72 Jakarta: Total 54 Korban, 7 Orang Dijadwalkan Jalani Operasi
Sorotan Khusus: Temuan Bom Rakitan di SMAN 72 Jakarta Diduga Dibawa Seorang Siswa yang Kerap Dibully
Istana Singgung soal Pembatasan PUBG Usai Ledakan SMAN 72 Jakarta
Polisi Ungkap 7 Bom Ditemukan di SMAN 72 Jakarta, 4 Meledak dan 3 Masih Aktif, Tak Terkait Jaringan Terorisme
Polisi Ungkap Ungkap Kondisi Mental Terduga Pelaku Insiden Ledakan SMAN 72, Disebut sebagai Pribadi yang Tertutup