FAJARNUSA.COM - Polda Metro Jaya mengungkapkan temuan baru terkait kasus ledakan di Masjid SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Polisi menyebut bahwa terduga pelaku, yang berstatus Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), sering merasa sendiri dan tidak memiliki tempat untuk bercerita tentang keluh kesahnya.
“Yang kami peroleh dari hasil penggalian keterangan maupun petunjuk-petunjuk yang ada, bahwa ABH terdapat dorongan untuk melakukan peristiwa hukum tersebut,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, dalam konferensi pers pada Selasa, 11 November 2025.
Baca Juga: KAI Daop 3 Cirebon Buka Penjualan Tiket Natal dan Tahun Baru 2026, Pelanggan Bisa Cek Disini !
“Yang bersangkutan merasa sendiri, kemudian tidak ada yang menjadi tempat untuk menyampaikan keluh kesahnya,” imbuhnya.
Iman menambahkan, kondisi tersebut terjadi baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Minimnya ruang komunikasi membuat pelaku diduga menyalurkan tekanan psikologisnya dengan cara yang berujung pada peristiwa tragis tersebut.
Baca Juga: Pemkot Cirebon Dukung Perlindungan Hukum bagi Guru melalui Pendekatan Restorative Justice
“Baik itu di lingkungan keluarga maupun di lingkungan sekolah,” sambung Iman.
Polisi Tegaskan Tidak Ada Keterkaitan dengan Jaringan Teror
Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menegaskan bahwa pelaku tidak terhubung dengan jaringan teror tertentu.
Baca Juga: Mahfud MD Ajak Masyarakat Terlibat dalam Reformasi Polri, Jangan Hanya Kritik, Beri Solusi
Asep menekankan bahwa peristiwa ini bukan bagian dari aksi terorisme terorganisasi, melainkan tindakan individual dari seorang siswa yang bertindak secara mandiri.
“Diketahui sebagai siswa SMA aktif yang bertindak secara mandiri dan tidak terhubung dengan jaringan teror tertentu,” ujar Asep.
Artikel Terkait
Update Insiden Ledakan di SMAN 72 Jakarta: Total 54 Korban, 7 Orang Dijadwalkan Jalani Operasi
Sorotan Khusus: Temuan Bom Rakitan di SMAN 72 Jakarta Diduga Dibawa Seorang Siswa yang Kerap Dibully
Istana Singgung soal Pembatasan PUBG Usai Ledakan SMAN 72 Jakarta
Polisi Ungkap 7 Bom Ditemukan di SMAN 72 Jakarta, 4 Meledak dan 3 Masih Aktif, Tak Terkait Jaringan Terorisme