Suko Sutrisno Pemegang Kunci Stadion Kanjuruhan Yang Menjadi Tersangka, KOMDIS PSSI Berikan Sanksi

photo author
Rendy MY, Fajar Nusa
- Jumat, 7 Oktober 2022 | 00:37 WIB
Arema FC mendapat denda dari Komdis PSSI setelah terjadi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan (PSSI)
Arema FC mendapat denda dari Komdis PSSI setelah terjadi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan (PSSI)

Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjatuhkan sanksi berupa larangan koordinator security officer Arema FC, Suko Sutrisno, untuk beraktivitas di lingkungan Sepak Bola di seluruh Indonesia.

Sanksi itu diberikan buntut kericuhan setelah laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/22) pekan kemarin.

"Saudara Suko Sutrisno sebagai petugas keamanan security officer tidak boleh beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup," kata Ketua Komdis (Komisi Disiplin) PSSI, Erwin Tobing saat konferensi pers di Malang, Selasa (4/10/22).

Sanksi itu diberikan setelah Komdis PSSI melakukan investigasi terkait tragedi kanjuruhan usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya hingga memakan korban jiwa 131 orang. Keputusan Komdis PSSI itu merujuk pasal 68 huruf a juncto pasal 19 juncto 141 kode disiplin PSSI tahun 2018.

Erwin mengatakan, security officer atau steward bertanggung jawab dalam mengatur pertandingan seperti penonton dan kondisi stadion. Menurut Erwin, Suko Sutrisno saat pertandingan Arema FC kontra Persebaya Surabaya tak menjalankan tugas tersebut dengan baik.

"Security officer Arema FC adalah saudara Suko Sutrisno yang bertanggung jawab terhadap beberapa poin yang harus dilaksanakan tetapi tidak terlaksana dengan baik," ujar dia. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rendy MY

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X