"Sudah dijelaskan oleh akuntan, konten kreator tersebut tidak puas dengan penjelasan dan malah mengeluarkan kata-kata yang kurang baik," ungkap Budi.
"Security dan Poldes membawa I keluar. Namun masih meronta-ronta dan berteriak," sambungnya.
Hingga berita ini terbit, pihak kepolisian setempat diketahui tengah melakukan upaya mediasi kedua pihak.
Di sisi lain, belum ada keterangan lanjutan dari pihak korban maupun SPPG terkait insiden yang terjadi di dapur SPPG Pasirkuda, Cianjur tersebut.***