FAJARNUSA.COM (CIREBON) – Di tengah derasnya arus informasi digital, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, memberikan pesan menohok bagi para pelaku industri media. Ia menegaskan bahwa media siber saat ini memikul tanggung jawab besar yang lebih dari sekadar mengejar traffic atau kecepatan tayang.
Hal itu disampaikan Effendi Edo saat menghadiri Pelantikan Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Cirebon periode 2026-2029 di Balai Kota Cirebon, Rabu (4/2/2026).
Menjadi Benteng Pertahanan Informasi
Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan bahwa media harus bertransformasi menjadi sarana edukasi dan kecerdasan publik. Ia menyoroti fenomena kecepatan informasi yang seringkali mengorbankan akurasi.
"Saya mengajak SMSI untuk menjadi benteng pertahanan melawan hoaks. Kecepatan tanpa akurasi adalah sebuah kerawanan sosial. Mari bangun narasi yang edukatif untuk mencerdaskan masyarakat," tegas Effendi Edo.
Beliau juga berharap media di Kota Cirebon mampu menjadi referensi terpercaya yang mengangkat potensi lokal, seperti pariwisata dan UMKM, sembari tetap kritis namun membangun dalam mengawal jalannya pemerintahan.
Baca Juga: Sengketa Lahan Mangga Dua Memanas: Ratu Ivon Tuding Oknum BPN 'Bodohi' Kemhan Terkait SHP 477
Tantangan Profesionalisme Perusahaan Pers
Ketua SMSI Jawa Barat, H. Hardiyansyah, yang turut hadir, mengamini perlunya sinergi dengan pemerintah. Namun, ia juga memberikan catatan penting mengenai profesionalisme perusahaan pers di daerah.
Menurutnya, banyak media siber yang sudah berdiri lama namun belum dikelola secara profesional, seperti belum memiliki badan hukum resmi atau belum terverifikasi Dewan Pers.
"Tugas SMSI Kota Cirebon adalah melakukan pembinaan agar media-media ini 'naik kelas'. Tujuannya agar kerja sama dengan Pemerintah Kota memiliki landasan hukum yang solid dan profesional," ungkap Hardiyansyah.
Komitmen Strategis SMSI Kota Cirebon
Menanggapi tantangan tersebut, Ketua SMSI Kota Cirebon yang baru dilantik, Mastari, menyatakan komitmennya untuk menjadikan organisasi ini sebagai mitra strategis pemerintah yang solutif.
Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Jawab 10 Laporan Polisi Terkait 'Mens Rea': Dari Isu Gibran Hingga Materi Salat
"Pelantikan ini menjadi semangat kolaborasi. Kami ingin hadir untuk menyehatkan ekosistem informasi dan edukasi, khususnya bagi warga Kota Cirebon," ujar Mastari menutup sambutannya.
(**)