Sinergi Pemkot Cirebon Kemenperin: Dorong IKM Naik Kelas dan Go Digital

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Rabu, 4 Februari 2026 | 15:00 WIB
Pemkot Cirebon Gandeng Kemenperin: Perkuat IKM Lokal Tembus Pasar Ekspor dan Proteksi Merek Digital
Pemkot Cirebon Gandeng Kemenperin: Perkuat IKM Lokal Tembus Pasar Ekspor dan Proteksi Merek Digital

FAJARNUSA.COM (CIREBON) – Pemerintah Kota Cirebon terus tancap gas memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan Industri Kecil dan Menengah (IKM). Dalam langkah strategis terbaru, Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menemui Wakil Menteri Perindustrian RI, H. Faisol Riza, untuk memastikan produk lokal "Wong Cirebon" mampu bersaing di pasar global dan aman dari pencurian ide di era digital.

IKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi Kota Wali

​Berdasarkan data terbaru dari Dashboard Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS) 2025, performa industri di Kota Cirebon menunjukkan tren positif yang impresif. Saat ini, tercatat ada 2.312 unit IKM yang aktif beroperasi, melampaui jumlah industri skala menengah (35 unit) dan besar (17 unit).

Baca Juga: Seskab Teddy Bantah Isu Presiden Prabowo Pakai 2 Pesawat Kepresidenan ke Luar Negeri: Itu Tidak Benar

​"Kami tidak ingin pelaku IKM berjalan sendirian. Pemkot Cirebon hadir melalui penyediaan ruang pamer strategis di Mall UKM untuk memastikan produk unggulan lokal kita bisa naik kelas," ujar Siti Farida dalam audiensi di Kantor Kemenperin, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Fokus pada Perlindungan Merek dan Sertifikasi

​Di hadapan Wamenperin, Siti Farida menekankan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah legalitas. Di tengah gempuran e-commerce, perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) menjadi benteng utama bagi pengusaha lokal.

Baca Juga: Sengketa Lahan Mangga Dua Memanas: Ratu Ivon Tuding Oknum BPN 'Bodohi' Kemhan Terkait SHP 477

​"Di era digital, perlindungan merek dan sertifikasi produk adalah harga mati. Kami berharap dukungan Kemenperin melalui Bimtek dan standardisasi agar karya asli Cirebon tidak mudah dipalsukan," tegasnya.

Langkah Konkret Pemkot Cirebon:

  1. Pemutakhiran Data & Perizinan: Memastikan seluruh pelaku usaha terdata dan memiliki legalitas formal.
  2. Penciptaan Wirausaha Baru: Melalui program P2WKSS dan kolaborasi dengan Pemprov Jabar.
  3. Fasilitasi Ekspor: Sosialisasi skema imbal dagang untuk menembus pasar internasional.
  4. Promosi Strategis: Pemanfaatan Mall UKM dan pameran skala nasional.

Baca Juga: Profil Kombes Pol Safii Nafsikin, Alumni Akpol 2002 yang Kini Jabat Kaden B Ropaminal Divpropam Polri

Respon Positif Kementerian Perindustrian

​Wakil Menteri Perindustrian, H. Faisol Riza, mengapresiasi langkah proaktif Pemkot Cirebon. Ia menyatakan bahwa kementerian siap memberikan perhatian khusus bagi daerah yang memiliki administrasi industri yang tertata rapi seperti Cirebon.

​"Sinergi ini penting agar kebijakan pusat bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh para pelaku usaha di daerah," pungkas Faisol Riza.

(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X