nasional

Kasus Keracuan MBG, Siapa yang akan Menanggung Biaya Pengobatannya? Begini Jawaban Badan Gizi Nasional

Sabtu, 1 Maret 2025 | 20:36 WIB
Kepala BGN sebut pihak SPPG bisa menanggung pengobatan untuk siswa keracunan karena MBG. (Instagram/badangizinasional.ri)

Baca Juga: Pil Koplo Marak di Wilayah Hukum Polres Metro Jakarta Pusat, Modus Toko Kosmetik, Pengedar Diduga Setor ke Oknum Polisi

“Nanti di-handle sama kepala satuan pelayanan,” imbuhnya.

Untuk nominalnya, Dadan menjelaskan jika biaya operasional tetap MBG ini tiap porsinya bervariasi.

Yakni mulai dari kisaran Rp1.000 hingga Rp3.000 dan biaya tersebut juga digunakan untuk menggaji para sukarelawan yang ikut dalam pelaksanaan MBG ini.

Baca Juga: Sambut Awal Ramadan, KAI Daop 3 Cirebon Catat 11.471 Penumpang KA Pulang Kampung

"At cost tergantung kebutuhan mereka tapi range-nya antara Rp1.000 sampai Rp3.000 per porsi tergantung kebutuhan,” kata Dadan.

“Termasuk harus menggaji nanti sukarelawan," imbuhnya.

Evaluasi Pelaksanaan MBG yang Terus-menerus Dilakukan

Baca Juga: 3 Fakta Terkini Kasus Kebakaran Kilang Pertamina di Cilacap, Salah Satunya Kapasitas Minyak Mentah di Tangki Tidak Ada Penurunan

Dadan mengungkapkan jika mereka selalu melakukan evaluasi tiap pelaksanaan Makan Bergizi Gratis ini.

“Kami evaluasi setiap hari dan kami menyarankan untuk yang baru-baru, tidak mulai langsung banyak tetapi harus mulai dari kecil,” ujarnya.

“Jadi, kalau mereka menjadi mitra kemudian ingin melakukan penyaluran makan bergizi, maka kami sarankan mulai dari 100-190," imbuh Dadan.

Baca Juga: Kejagung Berani dan Tegas Usut Korupsi di Pertamina, Mahfud MD Ungkap Andil Besar Presiden

Hal senada juga pernah disampaikan oleh Wapres Gibran saat melakukan kunjungan untuk memantau MBG di SMAN 13 Jakarta Utara pada 18 Februari 2025 lalu.

Karena MBG masih program baru, masih banyak kekurangan dalam pelaksanaannya dan mengatakan kalau pemerintah selalu terbuka dengan masukan maupun kritikan.

Halaman:

Tags

Terkini