Ia menyoroti peran vital para relawan yang bekerja atas dasar panggilan jiwa dalam sebuah organisasi non-profit demi membantu sesama.
“Alhamdulillah dengan keberadaan PKBI di Cirebon ini, yang meliputi wilayah kabupaten dan kota, menjadi bukti komitmen kita untuk membantu dan melindungi masyarakat. Siapa lagi kalau bukan para relawan yang bekerja karena panggilan jiwa, mengingat organisasi ini adalah organisasi non-profit yang mengutamakan nilai kemanusiaan,” ungkap Ipik.
Menutup keterangannya, Ipik berharap proses regenerasi di tubuh PKBI Cirebon dapat berjalan lancar dengan melibatkan banyak potensi muda untuk meneruskan perjuangan lembaga.
Tantangan menuju Indonesia Emas diakui semakin berat, sehingga dukungan dari berbagai pihak termasuk Pemkot Cirebon sangat krusial bagi eksistensi organisasi.
“Mudah-mudahan PKBI Cirebon ini banyak potensi muda yang bisa meneruskan perjuangan lembaga agar semakin eksis. Tantangan kita menuju Indonesia Emas semakin berat, dan tugas bersama ini hanya bisa berjalan melalui dukungan para stakeholder dan jajaran dinas terkait,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Dibalik Perbukitan Desa Cigobang Tertanam Ribuan Sawit, Kini Dilarang Pemerintah Kabupaten Cirebon
Dua Bupati Bersatu Atasi Banjir di Cirebon
Bupati Imron Perkuat Peran Kemenag Membina Kerukunan Umat Beragama di Tengah Dinamika Kehidupan Masyarakat
Pj Sekda Tekankan Pentingnya Moderasi Beragama di Era Digital
KAI Daop 3 Cirebon Layani 276.816 Pelanggan Selama Angkutan Nataru 2025/2026
Gerak Cepat Pemkot Cirebon: Wakil Wali Kota Pastikan Bantuan Perbaikan Rumah Rusak di Pegambiran Diprioritaskan