Penyerapan terhadap pagu anggaran lebih lambat dibanding tahun lalu
pada Belanja Barang dan Modal sebagai dampak dari kebijakan efisiensi anggaran.
Realisasi TKD sampai dengan 30 November 2025 sebesar Rp72,54 T atau 94,67% dari pagu sebesar Rp76,62 T tumbuh 2,22% (yoy).
Hampir semua jenis TKD mengalami kontraksi kecuali pada DBH, DAU dan DAK Non fisik yang mengalami pertumbuhan.
Baca Juga: Dorong Agroforestri, BPVP Bandung Barat Tanam Puluhan Ribu Pohon Kopi
Berbagai program prioritas terus berlanjut dan memberi manfaat kepada masyarakat
di wilayah Jawa Barat.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dilaksanakan di 27 Kab/Kota oleh 3.679 unit SPPG menjangkau 10,74 juta penerima manfaat.
Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah menjangkau 52.787 Unit, tersebar di 1.712 lokasi dengan realisasi Rp6,61 Triliun.
Baca Juga: Kisah Ibu di Desa Mardame: Tidur di Hutan dan Beri Anak Makan Ubi Mentah demi Bertahan dari Longsor
KDKMP telah terbentuk 5.971 unit koperasi dan telah berbadan hukum dengan jumlah gerai 1.989 Gerai Usaha di seluruh kab/kota di Jawa Barat.
Realisasi belanja Program Sekolah Rakyat sebesar Rp58,25 Miliar,
dengan jumlah sekolah yang telah beroperasi sebanyak 13 sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 1.380 siswa. Total nilai bantuan Program Revitalisasi Sekolah sebesar Rp1,4 Triliun, masih terdapat Rp123,24 Miliar belum disalurkan.
Jumlah sekolah yang telah direvitalisasi sebanyak 1.574 sekolah, yaitu: 236 PAUD, 700 SD, 434 SMP, 204 SMA. Telah diselesaikan pembangunan 6 Unit Sekolah Baru (USB) dengan nilai Rp23,20 Miliar.
Baca Juga: Tambang di Gunung Tumpang Pitu Kembali Bergolak, Warga Tolak PT BSI di Petak 56
Program SMA Unggul Garuda telah berjalan sejak tahun ajaran 2025 dengan realisasi
belanja sebesar Rp30,84 Miliar.
Realisasi belanja Tematik Ketahanan Pangan sebesar Rp3,60 Triliun dengan capaian produksi beras sebesar 10,23 juta ton dengan penyaluran Beras SPHP sebesar 54,10 juta Kg.
Program Ketahanan Energi dilaksanakan untuk 5.996 pembangkit listrik. Penyaluran KUR sebesar Rp25,97 Triliun untuk 470 ribu debitur dan penyaluran UMi sebesar Rp1,79 Triliun untuk 356 ribu debitur.
Artikel Terkait
APBN Jawa Barat Stabil, Dukung Program Prioritas Nasional
Kerugian Negara Rp1,15 Miliar: Kanwil DJP Jawa Barat II Serahkan Tersangka AR ke Kejari Bekasi
Kinerja APBN Berjalan On Track, Surplus Regional sebesar Rp18,33 Triliun
Pertumbuhan Ekonomi Stagnan, DPR Ingatkan Purbaya Agar Tak Bergantung pada Konsumsi APBN