FAJARNUSA.COM (CIREBON) – Komisi III DPRD meninjau langsung layanan dan sarana prasarana di Puskesmas Nelayan Kelurahan Kebonbaru dan Puskesmas Pesisir Kelurahan Panjunan, Kamis (18/9/2025).
Hasil tinjauan lapangan, Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Yusuf MPd memastikan, pelayanan dasar masyarakat di dua puskesmas tersebut berjalan dengan baik. Bahkan, kedua puskesmas sudah menerapkan integrasi layanan primer (ILP).
Sebab, ILP bertujuan mengintegrasikan dan mendekatkan layanan kesehatan masyarakat secara komprehensif ke seluruh siklus hidup. Kendati demikian, Yusuf menilai, perlu adanya perbaikan dan peningkatan infrastruktur guna menunjang pelayanan kesehatan optimal bagi masyarakat.
Baca Juga: Pemkot Cirebon Perkuat Komitmen Cegah Korupsi melalui Evaluasi Tata Kelola Pemerintahan
Komisi III menemukan persoalan di Puskesmas Nelayan, seperti akses jalan menuju lokasi hanya bisa dilalui kendaraan roda dua atau jalan kaki. Di samping itu, keterbatasan lahan bangunan membuat warga berdesakan di ruang tunggu pasien. Kondisi ini mengganggu layanan kesehatan menjadi kurang optimal.
“Ada beberapa kasus di puskesmas harus segera mendapat perhatian, yaitu Nelayan dan Pesisir. Idealnya mendapat tempat baru, agar pelayanan kesehatan berjalan maksimal,” katanya.
Sementara itu, DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio SE menyampaikan, dua puskesmas tersebut sudah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Akan tetapi, dari segi infrastruktur perlu ada perhatian dari pemerintah daerah. Seperti, akses jalan menuju puskesmas, hingga ruang tunggu dan area parkir yang memadai.
Baca Juga: Lomba Tarik Lokomotif Ramaikan HUT ke-80 KAI di Daop 3 Cirebon
“Ini harus menjadi perhatian khusus, karena yang sakit per hari rata-rata 60 hingga 100 orang, ditambah puskesmas juga melakukan pengecekan ke sekolah, sehingga tenaga kesehatan pun terbagi-bagi tugasnya,” ujarnya.
Andrie juga mengatakan, usai melakukan peninjauan, DPRD akan mendorong pemerintah daerah lebih memperhatikan pelayanan kesehatan di Kota Cirebon, baik dari tenaga kesehatan maupun kelengkapan infrastruktur yang tersedia.
“Dengan adanya kehadiran kami di sini, bisa memberi masukan ke Pemerintah Kota Cirebon. Sehingga bisa memperhatikan pelayanan kesehatan di Kota Cirebon,” tambahnya.
Baca Juga: Layanan Cek Kesehatan Gratis Pemerintah Jangkau 30 Juta Orang
Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Nelayan dr Mochamad Taufik menyampaikan memang perlu ada perbaikan di puskesmas. Bahkan, dia berharap pemerintah daerah menyediakan lahan lebih luas untuk rekolasi Puskesmas. Mengingat angka kunjungan pasien ke puskesmas mencapai 70 hingga 100 orang per hari.
“Sifatnya pelayanan dasar, mulai dari anak, ibu hamil sampai pemeriksaan dewasa lansia atau siklus hidup. Semoga fasilitas dapat mudah dijangkau, mengingat Kelurahan Kebonbaru sangat dekat dengan pusat kota,” tuturnya.
Begitu pun dengan Kepala UPT Puskesmas Pesisir, dr Indrarani Dwi Putranti. Ia menyebut puskesmas membutuhkan peningkatan pelayanan sarana dan prasarana, terutama ruang tunggu dan lahan parkir.
Artikel Terkait
Komisi III DPRD Dorong Optimalisasi Digitalisasi Pendidikan di Kota Cirebon
Pasca Penetapan Tersangka Kasus Korupsi Gedung Setda Kota Cirebon, Kejaksaan Kembali Periksa Mantan Wali Kota dan Anggota DPRD Aktif
Mendagri Catat Kerugian Fasum DKI Capai Rp50 M usai Demo, Paparkan Kerusakan Gedung DPRD di Makassar-Jambi
Komisi II DPRD Kota Cirebon Tinjau Progres Betonisasi Jalan Ciremai Raya