Mendagri Catat Kerugian Fasum DKI Capai Rp50 M usai Demo, Paparkan Kerusakan Gedung DPRD di Makassar-Jambi

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Selasa, 2 September 2025 | 15:50 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian angkat bicara terkait kerugian fasilitas umum imbas aksi unjuk rasa di DKI Jakarta. ( Instagram.com/@titokarnavian)
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian angkat bicara terkait kerugian fasilitas umum imbas aksi unjuk rasa di DKI Jakarta. ( Instagram.com/@titokarnavian)

FAJARNUSA.COM - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat kerugian fasilitas umum dan gedung pemerintahan akibat gelombang unjuk rasa di sejumlah daerah. 

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian menjelaskan total kerugian ditaksir mencapai Rp50,4 miliar di wilayah DKI Jakarta.

Tito menyebut, kerusakan paling besar terjadi pada fasilitas transportasi publik yang banyak dipakai masyarakat.

Baca Juga: Bupati Lucky Hakim Dorong Kader HMI Indramayu Jadi Pemimpin Kolaboratif

"Di DKI Jakarta, tercatat kerusakan pada 22 halte. Kerugian senilai Rp3,3 miliar dialami MRT, Rp41,6 miliar untuk Transjakarta, serta Rp5,5 miliar untuk CCTV," kata Tito saat Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta Pusat, pada Selasa, 2 September 2025.

Tito menambahkan, sejak 25 Agustus hingga awal September, terdapat 107 titik aksi unjuk rasa di 32 provinsi. Menurutnya, sebagian besar berjalan kondusif, namun ada juga yang berujung kerusuhan. 

"Beberapa aksi disusupi tindakan anarkis seperti pembakaran, penjarahan, dan perusakan gedung pemerintahan," ungkapnya.

Baca Juga: Ikuti Perintah Prabowo, Ketua Banggar DPR Siap Cabut Tunjangan Pejabat Parlemen RI Termasuk Perumahan

Di luar Jakarta, kerusakan besar tercatat di Makassar. Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan DPRD Kota Makassar dibakar oknum demonstrasi. Situasi ini menjadi perhatian khusus pemerintah daerah dan aparat keamanan.

Tito menuturkan, kerusakan juga terjadi di Surakarta, di mana Kantor Sekretariat DPRD Solo turut dibakar. Sementara itu, di Surabaya, Gedung Negara Grahadi terbakar dan 11 pos polisi mengalami kerusakan berat.

Sejumlah daerah lain pun tak luput dari dampak aksi massa. Di Jambi, Gedung DPRD Provinsi dirusak, sementara di Palembang Gedung DPRD dan Kantor Ditlantas Polda Sumsel terbakar.

Baca Juga: Para Bos Serikat Buruh Dorong Demonstrasi Damai, Ingatkan Pejabat RI Stop Flexing di Tengah PHK Massal

"Itulah beberapa kerusakan akibat aksi-aksi kekerasan yang ada," papar Tito.

Sebelumnya diketahui, gelombang aksi dipicu oleh kritik terhadap gaji dan tunjangan para pejabat Parlemen RI yang dinilai terlalu besar. 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X