FAJARNUSA.COM (INDRAMAYU) – Bupati Indramayu Lucky Hakim didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparra) Kabupaten Indramayu, Ahmad Syadali, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Training Raya Tingkat Nasional HMI Cabang Indramayu 2025 yang digelar di Asrama Haji Indramayu, Senin (1/9/2025).
Training Raya merupakan agenda kaderisasi formal dan berjenjang di tubuh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Kegiatan kali ini telah berlangsung sejak 27–31 Agustus 2025 dengan melibatkan 55 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Peserta terdiri dari 35 peserta Latihan Kader (LK) II, 13 peserta Latihan Kader Khusus (LKK), dan 7 peserta Senior Course (SC). Rangkaian acara akan berlanjut hingga 7 September 2025 dengan agenda diskusi, pembelajaran, penyampaian materi oleh narasumber, serta sesi tanya jawab.
Baca Juga: Ikuti Perintah Prabowo, Ketua Banggar DPR Siap Cabut Tunjangan Pejabat Parlemen RI Termasuk Perumahan
Selain penguatan intelektual dan kepemimpinan, Training Raya juga dimeriahkan oleh penampilan budaya lokal, di antaranya seni pencak silat Putra Setia serta kesenian berokan yang dipersembahkan siswa SMK Hidayatul Mujahidin Indramayu.
Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim memberikan apresiasi atas semangat kader HMI yang terus menjaga persatuan dan kondusivitas di Indramayu. Di tengah isu banyak tempat kurang kondusif, Indramayu tetap aman. Teman-teman HMI tidak terprovokasi dan lebih mengedepankan persatuan.
Baca Juga: Para Bos Serikat Buruh Dorong Demonstrasi Damai, Ingatkan Pejabat RI Stop Flexing di Tengah PHK Massal
”Saya atas nama pribadi dan Pemkab Indramayu mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dari berbagai daerah. Ini merupakan momentum silaturahmi sekaligus solidaritas bangsa,” ujarnya.
Bupati Lucky juga menekankan pentingnya daya saing yang harus dibarengi dengan semangat kolaborasi.
Menurutnya, banyak orang hebat tumbang karena tidak mampu beradaptasi dan bekerja sama.
Indramayu membutuhkan kader yang tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga bisa berkolaborasi.
Bupati percaya, sejak berdiri pada 1947, HMI telah melahirkan banyak tokoh hebat. Ke depan, bupati yakin kader HMI akan memegang peran penting, baik di tingkat daerah, provinsi, maupun nasional.
Lebih lanjut, Bupati juga mengingatkan pentingnya kecerdasan emosional dan spiritual dalam membentuk pribadi unggul.
Baca Juga: Presiden Prabowo Buka Suara Soal Kerusuhan Demo hingga Siap Sikat Mafia
Jangan merasa lebih hebat dari orang lain. Niatkan semua untuk kebaikan dan berbuatlah dari hati, untuk Indramayu dan Indonesia.
Sebagai penutup acara, panitia menyerahkan cinderamata kepada Bupati Lucky Hakim sebagai bentuk penghargaan atas kehadirannya sekaligus dukungan pada kegiatan yang bertema “Collaborative Leadership and Empowerment: Membangun Kader yang Berdaya Saing dan Berjiwa Kolaboratif”.
**
Artikel Terkait
Tak Ada Ruang untuk Anarkisme, TNI-Polri Gencarkan Patroli Bersama hingga RT/RW
Sorotan Khusus: AI Tak Hanya Sekadar Tren, namun Jadi Kebutuhan Pekerja Remote di era Digital Masa Kini
Analis Hendri Satrio Minta Prabowo Perlu Intensif Bicara ke Media untuk Redam Kegelisahan Masyarakat
Soal 5 Anggota Dewan yang Dinonaktifkan Partainya, Begini Kata Ketua Banggar DPR