Ada Kepala Daerah yang Absen Ikut Retret di Magelang, Mendagri Tito: Ya Rugi Sendiri

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Minggu, 23 Februari 2025 | 19:12 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebut Kepala Daerah yang absen retret akan merugi. (Insatagram/kemendagri)
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebut Kepala Daerah yang absen retret akan merugi. (Insatagram/kemendagri)

“Nomor satu tanggung jawab kepada rakyat yang memilih dia,” imbuhnya.

Untuk kegiatan bersosial, mereka yang tidak mengikuti retret ini akan kehilangan waktu untuk bisa saling mengenal kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.

Baca Juga: Korban Mafia Tanah di Surabaya Bertambah, Soejatno Akan Laporkan Kasus ini ke Polisi

“Nanti mereka kehilangan momentum untuk bisa mendapatkan teman baru, mengenal para menteri, dan juga kenal dengan gubernur, misalnya,” tuturnya.

Manfaat Retret Kepala Daerah di Magelang

Tito mengungkapkan jika agenda ini menjadi penting untuk para kepala daerah bisa saling berkoordinasi dan menjalin kerja sama.

“Tadi saya datang dengan pak Bima satu per satu ke tenda ada yang dari Jawa, dari Sragen kalau nggak salah, ada yang dari Timur, ya ada yang dari Ambon, gabung, saling kenal,” ucap Tito.

Itu yang kita harapkan, saling kenal, saling bantu, saling kerja sama,” ujarnya.

“Nah, ini kepentingan daerah bukan hanya untuk kepentingan daerah mereka tetapi kepentingan bangsa, kepentingan untuk rakyat masing-masing,” imbuhnya.

Instruksi Kepala Daerah dari Partai PDI-P untuk Menunda Ikut Retret

Sebelumya, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri mengeluarkan surat instruksi 7295/IN/DPP/II/2025 pada 20 Februari 2025 berkaitan dengan retret.

Dalam surat tersebut berisi tentang permintaan kepada semua kepala daerah dan wakil kepala daerah yang berasal dari Partai PDI-P untuk menunda dalam keikutsertaannya di retret ini.

47 orang yang kepala daerah yang tidak memberikan keterangan absen, diduga berkaitan dengan keputusan dari partai banteng ini.

Instruksi yang dikeluarkan oleh Megawati tersebut diduga sebagai bentuk respon dari partai atas penahanan KPK kepada Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristiyanto.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X