Tak Peduli Kaya dan Miskin, Kepala BGN Sebut Penerima Manfaat untuk MBG Sudah Didata: Setiap Anak Berhak Gizi Seimbang

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Minggu, 23 Februari 2025 | 14:14 WIB
Pelaksanaan MBG yang mendapat penolakan di Papua.  (Instagram/badangzinasional.ri)
Pelaksanaan MBG yang mendapat penolakan di Papua. (Instagram/badangzinasional.ri)

Sebelumnya, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi kepada media di Kompleks Istana, Jakarta pada Senin, 17 Februari 2025 mengatakan jika aksi demo yang dilakukan adalah bentuk menyalurkan aspirasi.

Baca Juga: Megawati Larang Kader PDIP Ikut Retret Buntut Ditahannya Hasto Kristiyanto, Bagaimana Dampaknya?

“Gini, kalau masyarakat mau berunjuk rasa dan menyampaikan pendapat, silakan tapi jangan sampai melakukan kekerasan,” ujar Hasan.

Meski ada yang menolak, Hasan mengklaim jika masih ada yang membutuhkan MBG.

Karena itu, aksi tersebut diharapkan tidak menghalangi mereka yang masih ingin menjadi penerima manfaat MBG.

“Jangan sampai menghalangi hak saudara dan teman-teman mereka mendapatkan Makan Bergizi Gratis,” kata Hasan.

“Kalau ada yang bilang mereka nggak perlu, mereka bisa sampaikan hal itu, bisa bilang ‘Kami nggak usah dikasih,’ nggak apa-apa,” imbuhnya.

“Jangan sampai berunjuk rasa untuk membatalkan dan menolak, itu halangi hak-hak saudara-saudara yang lain, teman-teman yang lain untuk mendapatkan layanan Makan Bergizi Gratis,” ucap Hasan.

Wapres Gibran: MBG dan Pendidikan Sama-sama Penting

Saat meninjau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di SMAN 13 Jakarta Utara pada Selasa, 18 Februari 2025, Gibran juga turut memberikan respon terkait adanya aksi penolakan yang terjadi di Papua.

Ia mengatakan jika baik MBG maupun pendidikan adalah dua hal yang sama-sama penting.

“Sekali lagi, Makan Bergizi Gratis penting,” kata Gibran.

“Pendidikan gratis penting, kesehatan gratis penting, semua penting,” imbuhnya.

Target Penerima Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Untuk pelaksanaan MBG, target periode pertama MBG dimulai Januari hingga April 2025 dengan target 3 juta penerima manfaat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X