FAJARNUSA.COM (INDRAMAYU) -- Dinas Perpustakaan dan Arsip (DPA) Kabupaten Indramayu menyelenggarakan acara KELAS BERGISI (Berbagi & Berisi) berkolaborasi dengan Bank Indonesia Cirebon, OJK Cirebon dan Ceo Regional 3 Bank BJB.
Bertempat di gedung aula BKAD Indramayu, acara ini bertajuk "Edukasi Keuangan Digital Payment" yang bertujuan untuk perlindungan konsumen di sektor keuangan dan waspada Entitas keuangan ilegal, Rabu (24/07/24).
Kegiatan BERGISI (Berbagi dan Berisi) ke V ini diikuti oleh kalangan Milenial antara lain;
1. Paguyuban Duta Baca
2. Paguyuban Duta Genre
3. Paguyuban Nang Nok Indramayu
4. Unsur Petani Milenial
5. Unsur Pramuka
6. Perwakilan Siswa SMK
7. Pustakawan dan Arsiparis dengan jumlah peserta sekitar 80 orang.
Baca Juga: Dinas PUPR Indramayu Mulai Lakukan Tahap Persiapan Rekonstruksi Jalan Pringgacala - Tanjakan
Hadir dalam acara edukasi KELAS BERGISI ini, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Drs. Aan Hendrajana M. M.Si, Ceo Bank BJB Regional 3 Aris Mirawan, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Cirebon Agus Muntholib, Manager Sistem Pembayaran Bank Indonesia Sri Widhiastuti, Plt Pimpinan Cabang Bank BJB Indramayu Muhammad Reza, serta perwakilan dari Divisi Digital Bank BJB.
Pembayaran digital (Digital Payment) adalah metode transaksi pembayaran melalui media digital. Berkat pembayaran digital, pengguna dapat melakukan pembayaran dengan cepat, mudah, dan aman.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Indramayu Aan Hendrajana, dalam sambutan pembukaan acara BERGISI ini menyampaikan, menindaklanjuti arahan dari Bupati Indramayu Nina Agustina bahwa salah satu Dinas dan SKPD Kabupaten Indramayu harus selalu mempunyai inovasi serta berkolaborasi dan salah satu inovasi yang digagas dari Bupati Indramayu yaitu BERGISI (Berbagi dan Berisi) yang sudah masuk volume (ke 5),"terang Aan.
Baca Juga: Pj Bupati Cirebon Hadiri HUT Lanal Cirebon ke 78: Bentuk Dedikasi Prajurit TNI AL di Wilayah Cirebon
"Dinas Perpustakaan dan Arsip dalam inovasi ini diantaranya telah melakukan pengelolaan sampah untuk dijadikan kerajinan, berbagi beauty class (merias wajah) dengan mustika ratu,"terang Kadis Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Indramayu.
Lanjut Aan Hendrajana memaparkan tentang kelas BERGISI (Berbagi dan Berisi), yaitu untuk menambah wawasan yang luas tentang Digital Payment, serta bisa memahami entitas keuangan Ilegal seperti maraknya PINJOL ilegal dan judi online,"paparnya.
"Kedepannya para peserta yang hadir dapat juga BERGISI (Berbagi dan Berisi) dan menyebarluaskan informasi yang didapat kepada keluarga, teman, masyarakat sekitar serta komunitasnya,"harap Aan.
Dengan kegiatan edukasi BERGISI merupakan inovasi Dinas Perpustakaan dan Arsip (DPA) Kabupaten Indramayu yang mengangkat tema Digital Payment, agar bisa menghindari isue-isue yang sedang berkembang di masyarakat, agar selalu terciptanya Indramayu BERMARTABAT. (Herman)
Artikel Terkait
Mulai Hari Ini OJK Perintahkan Bank Blokir Semua Rekening Judi Online
Pakar Keamanan Siber Beri Tanggapan Soal Situs OJK Yang Diduga Kena Serang
OJK Terbitkan Aturan Turunan Soal Bunga Pinjaman Online
Pengukuhan Kepala OJK Agus Muntholib, Pj Wali Kota Sebut OJK Punya Peran Penting dalam Pertumbuhan Ekonomi
Kominfo Telah Blokir 2,1 Juta Situs Judi Online, Berikut Dua Negara Terbaru yang Diputus Kaitan dengan Judol
Rapat Paripurna, Pemkot Cirebon Komitmen Berantas Judi Online dan Pinjol Ilegal