FAJARNUSA.COM -- Media sosial digemparkan dengan Viralnya Sekumpulan remaja dirawat di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum dan dua lainnya dikabarkan meninggal dunia. Hal ini akibat remaja mengonsumsi buah kecubung.
Pada Buah Kecubung sendiri terdapat zat metil kristalin yang dapat menyebabkan halusinasi dan memberi efek relaksasi sehingga memiliki efek anestesi karena dapat menghilangkan kesadaran seseorang.
Buah kecubung juga mengandung senyawa alkaloid, seperti atropin, hiosiamin, hingga skopolamin yang bersifat antikolinergik sehingga membuat buah ini dapat memberikan efek bahaya jika dikonsumsi.
Baca Juga: PDAM Indramayu Lakukan Program Sosial Berkelanjutan Bersama Warga Jatibarang Baru
Efek Bahaya Buah Kecubung:
1. Halusinasi
Buah kecubung memang termasuk dalam golongan tanaman opioid, seperti ganja dan katinon. Selain halusinasi, buah ini juga dapat membuat penggunanya mengalami pusing berkepanjangan dan muntah-muntah.
Jika mengonsumsi dalam jumlah banyak, maka efek tersebut akan bertahan semakin lama hingga menyebabkan tak sadarkan diri selama tiga hari. Bahkan jika dikonsumsi terus-menerus dapat mengakibatkan keracunan hingga kematian.
Baca Juga: Sampaikan Rancangan KUA - PPAS TA 2025, Ini Tujuh Prioritas Pembangunan Kabupaten Cirebon pada 2025
2. Efek Pengeringan pada Tubuh
Buah Kecubung mengandung bahan kimia yang menyebabkan efek pengeringan pada tubuh dan memengaruhi otak serta jantung. Hal ini mengakibatkan kulit kering, pusing, tekanan darah rendah, serta detak jantung yang semakin cepat.
3. The Devil’s Breath
Buah kecubung mengandung zat bernama skopolamin yang bisa menyebabkan efek seperti zombi.
Buah kecubung dijuluki sebagai The devil's breath atau napas setan karena dapat merusak daya ingat hingga ke kematian.
Baca Juga: Pelantikan Pengurus IWAPI Indramayu, Dihadiri Langsung Bupati Nina Agustina
Artikel Terkait
Bareskrim Polri dan Ditjen Bea Cukai Menggerebek Pabrik Narkoba terbesar di Kota Malang
Seorang Warga Tewas Ditembak Anggota DPRD Lampung Tengah
Pembakaran Rumah Wartawan Sempurna Pasaribu di Karo di Tangkap Polda Sumut, Motifnya Belum Diketahui
Dinas P3APPKB dan Binmas Polres Indramayu Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak
Biadab, Diduga Seorang Lansia Warga Sokobanah Sampang Madura Perkosa Bocah Usia 7 Tahun