Dinas P3APPKB dan Binmas Polres Indramayu Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Kamis, 11 Juli 2024 | 16:35 WIB
Dinas P3APPKB dan Binmas Polres Indramayu Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak bersama Para Kepala Sekolah SMP Negeri se- Indramayu (Herman/Fajarnusa.com)
Dinas P3APPKB dan Binmas Polres Indramayu Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak bersama Para Kepala Sekolah SMP Negeri se- Indramayu (Herman/Fajarnusa.com)

FAJARNUSA.COM (INDRAMAYU)--Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Kabupaten Indramayu, bersama Binmas Polres Indramayu menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak Tahun 2024, bertempat di aula SMP Unggulan, Rabu (10/07/24).

Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak ini turut hadir Kabid PHP PKA Hj. Cicih Sukarsih, AKP Suprihati Setianingsih Kasat Binmas Polres Indramayu, Kabid SMP Ety Herawati, para Kepala Sekolah SMP Negeri dan undangan.

Kepala Dinas Dinas P3APPKB Kabupaten Indramayu melalui Kabid PHP PKA, Hj. Cicih Sukarsih menyampaikan, bahwa anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus dijaga dengan baik. Selain itu, dalam kenyataannya perempuan juga sering sebagai korban kekerasan fisik, psikis, maupun objek perdagangan.

Baca Juga: Sertifikat Tanah Elektronik Tingkatkan Keamanan Data Pertanahan, Berikut Penjelasan Kepala Kanwil BPN Provinsi Jawa Barat

Untuk melindungi perempuan dan anak serta memberikan rasa aman dalam pemenuhan hak-haknya dengan memberikan perhatian yang konsisten dan sistematis yang ditujukan untuk mencapai kesetaraan gender,"terang Kabid PHP PKA.

“Kasus-kasus kekerasan ini seringkali tidak di beritakan, yang menyerupai fenomena gunung es. Hal tersebut di sebabkan oleh stigma budaya patriarki, ketakutan, dan ketidakpercayaan terhadap sistem hukum dan perlindungan yang ada. Oleh karena itu, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan,” ucap Cicih.

Akp Suprihati Setianingsih, SH, Kasat Binmas Polres Indramayu dalam kesempatan acara tersebut, memaparkan materi hukum yang relevan, kondisi faktual, dan langkah-langkah pencegahannya kekerasan terhadap anak dan perempuan dan dampak psikologis kekerasan pada perempuan dan anak.

Baca Juga: AKMI Suaka Bahari Cirebon Datangkan Instruktur Simulator Laut Unitest dari Polandia

"Kekerasan terhadap perempuan dapat memiliki dampak psikologis yang buruk seperti trauma, reaksi fisik, keinginan bunuh diri dan berbagai reaksi negatif lainnya serta perlu butuh waktu yang lama untuk memulihkan si korban tersebut, sayangnya kekerasan terhadap perempuan baik secara verbal, seksual, maupun fisik penyembuhannya tak semudah luka akibat cedera bukan hanya fisik, tapi kehidupan psikologisnya juga menjadi taruhan,"jelas Kasat Binmas Polres Indramayu Akp Suprihati Setianingsih.

Sementara itu Kabid SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Indramayu Ety Herawati, menjelaskan, kegiatan ini sangat bagus sekali dan bermanfaat bagi semua pihak, dan mengucapkan terima kasih kepada Dinas P3APPKB yang telah mengadakan kegiatan ini,"ucapnya.

"Kami berharap kekerasan di lingkungan sekolah akan berkurang dan yang pasti menghilang jangan sampai ada kekerasan di lingkungan sekolah, dan tidak adanya perundungan di lingkungan sekolah, yang lebih lagi tidak akan ada pelecehan seksual,"harap Ety.

Baca Juga: Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang KM 85, Arus Arah Jakarta Alami Kemacetan

Untuk kegiatan sosialisasi mengenai pencegahan kekerasan terhadap anak, kedepan nya pihak sekolah yang akan mengundang nara sumber tersebut antara lain dari Dinas P3APPKB juga Binmas Polres Indramayu,"pungkasnya. (Herman)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X