FAJARNUSA.COM—Sebuah kontroversi di Desa Sangrawayang, Sukabumi, terkait rencana aksi bersih-bersih pantai oleh Pandawara Group di Pantai Loji.
Pandawara Group, kelompok pemuda peduli lingkungan, telah mengajak masyarakat untuk membersihkan pantai yang mereka sebut sebagai 'Pantai Terkotor No 4 di Indonesia'.
Namun, Kepala Desa Sangrawayang, Muhtar, menolak rencana tersebut.
"Kalau dari saya, kalau transaparan terbuka dari pemerintah itu silahkan. Kalau seperti yang kemarin yang dimusyawarahkan di desa itu, saya enggak mengizinkan," kata Muhtar, Sabtu (30/9).
Ia berpendapat bahwa pemerintah seolah tidak dilibatkan dalam inisiasi bersih-bersih tersebut.
"Tidak akan mengizinkan karena itu diviralkan. Kan kemarin tidak mengizinkan karena apa? Karena harus melibatkan masyarakat yang ambil sampahnya. Dicontohkan, tahun kemarin bulan kemarin, di Loji itu se-kabupaten hampir dua ribu orang," ungkap Muhtar.
Muhtar menegaskan bahwa ia akan mengizinkan aksi tersebut jika tidak diviralkan.
"Sedangkan kalau di Desa Sangrawayang ada tiba-tiba, tidak mengerti saya juga. Bahkan masuk di Tiktok, jadi seolah-olah desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, cemar nama baik Desa Sangrawayang," keluh Muhtar.
"Kalau seandainya enggak diviralkan atau di ini pasti mengizinkan, seperti di (Desa) Loji begitukan, itu kebersamaan dari kabupaten juga turun, dari kepolisian, Ormas, Karang Taruna, dari Babinsa turun itu semuanya. Kalau begini, anehnya pak kades juga kok ujug-ujug (tiba-tiba) kan seperti kemarin pak kades datang ke desa, sekitar jam 10, ada WA pak kades ada dari DLH katanya tentang sampah katanya," tambah Muhtar.
Baca Juga: Insiden Bom Bunuh Diri di Turki Yang Diduga Terjadi Karena Aksi Teroris
Namun, Sekretaris Desa Sangrawayang, Dede Mulyadi, mendukung aksi Pandawara Group.
Dede menegaskan bahwa pihak Pemerintah Desa Sangrawayang sangat mendukung kegiatan tersebut dan akan melibatkan semua unsur di desa dalam aksi bersih-bersih pantai.
"Kalau pihak desa sih sangat menyambut, sangat diharapkan, keinginannya desa itu pengen bersih-bersih pantai ya, pengen lingkungannya bersih," ujar Dede.
Artikel Terkait
Makin Canggih! Banyak Penjual Online Di China Gunakan AI Yang Bisa Jualan 24 Jam Tanpa Henti
Gempa Magnitudo 5.4 SR Guncang Wilayah Sukabumi, Tidak Lama Tapi Bikin Panik
Ini Dia Lokasi Warung Gado Paling Top di Kota Cirebon, Pecinta Kuliner Wajib Tahu !!
Kisah Jema, Anaknya Novita Angie Alami Kejadian Blackout Di PVJ Bandung
Pria Lakukan Pembunuhan Terhadap Istri di Probolinggo, Anak Ikut Bantu Ayah Untuk Proses Pembunuhan