FAJARNUSA.COM—Kasus perundungan pelajar yang viral di media sosial telah mencuri perhatian banyak pihak, termasuk UNESCO dan pejabat negeri.
Video kejadian tersebut menampilkan seorang pelajar yang mengenakan topi hitam tanpa henti menghajar sesama pelajar menggunakan tangan dan kaki.
Korban dalam video tersebut tidak mampu membalas atau menghindar, sementara rekan-rekan sesama pelajar hanya bisa menonton tanpa berani melerai.
Baca Juga: Perkembangan Pratama Arhan Dengan Suwon FC di K-League 1
Video ini mencapai titik klimaks ketika korban hampir pingsan di tengah lapangan.
Kapolres Cilacap segera dihubungi oleh sejumlah petinggi negeri akibat viralnya video ini.
Pelajar yang diduga sebagai pelaku perundungan sudah dalam penanganan Polres Cilacap.
Baca Juga: Pertandingan Sengit di Babak 16 Besar Asian Games 2023, Simak Jadwal Pertandingan
Beberapa orang pelajar, baik pelaku maupun saksi, telah diamankan terkait kasus perundungan ini.
Pengguna akun twitter @Heraloebbs viralnya aksi perundungan pelajar ini menjadi perhatian serus UNESCO.
Bahkan, Kapolres Cilacap menerima telepon langsung dari tingkat nasional, termasuk presiden, Panglima TNI, dan Kapolri, karena UNESCO juga memberikan perhatian serius terhadap kasus ini.
Baca Juga: Hasil Pertandingan Bola Asian Games 2023, Iran dan Korea Utara Melaju ke Babak Perempat Final
Akun tersebut menuliskan bahwa Kapolres Cilacap mendapat telepon langsung dari sejumlah petinggi negeri termasuk presiden.
"Saya ditelepon,Staf Presiden,Panglima TNI, Kapolri,Menteri PMKkareba kasus Bullying Siswa SMP ini mendapat perhatian dari @UNESCO," ungkap Kapolres Cilacap dalam akun tersebut.
Anggota DPR RI, Ahamad Sahroni, juga menyoroti pengawasan sekolah yang dianggap kurang sigap dalam mengatasi perundungan.
Artikel Terkait
Beberapa Fakta Mengenai Insiden Kematian Anak dari Pamen TNI yang Tewas Terbakar
Bea Cukai Akan Buka Lelang Mobil Tempur Tua, Dengan Harga Awal Rp 241 Juta
Rusia Kirimkan Pasukan Ke Garis Terdepan Ukraina, Setelah Kematian Komandan Solokov
Pasokan Senjata Ditingkatkan, Menteri Pertahanan Rusia : Untuk Pengalaman Militer Khusus
Rencana Pertemuan Antara Jepang, China dan Korsel Untuk Usulkan Penguatan Kerja Sama