FAJARNUSA.COM Baru-baru ini pasangan prewedding flare muncul kehadapan publik dan meminta maaf atas kejadian tersebut.
Akibat pengggunaan flare pada sesi prewedding menyebabkan kebakaran hebat yang melahap hampir semua bagian gunung Bromo.
Terlihat pasangan prewedding dan Kru meminta maaf dihadapan media.
Tetapi, alih-alih meminta maaf dengan tulus, Hendra Purnama (pasangan prewedding) berencana untuk melaporkan balik petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Baca Juga: Indonesia Berlaga di Piala Dunia U - 17 2023, Erick Thohir: Garuda Muda Jangan Gentar!
Ia akan melaporkan petugas TNBTS dengan tuduhan kelalaian.
"Saya dan kru tidak mengetahui bahwa disana tidak boleh menyalakan flare" ujar Hendra.
Hendra mengatakan bahwa dirinya tidak diberitahu terkait peraturan dan larangan yang ada di gunung Bromo sehingga ini terdapat unsur kelalaian.
Pasangan prewedding meminta maaf secara langsung dihadapan ketua Dukun Pandita suku Tengger serta beberapa perangkat desa dan pemangku adat setempat.
Baca Juga: Hasto Kristiyanto Sebut Akan Muncul Tokoh Baru Jadi Cawapres Ganjar Pranowo
Hendra mengaku tidak ada unsur kesengajaan atas kejadian tersebut.
Ia juga mengatakan bawah saat kejadian, ia dan kru sudah berusaha memadamkan api menggunakan air botol mineral.
Namun, karena hembusan angin yang kencang api dengan cepat merambat.
Pernyataan Hendra semakin menyulut komentar dari Netizen.
"Lah masa nyalahin petugas. Masa harus dikasih tau petugas gak boleh merusak alam. Otak mana otak", tulis akun Instagram @hel*******.
Artikel Terkait
Ada Apa Dengan V BTS, Kini Jadi Perbincangan KPopers, Jangan Ketinggalan Info
Jenis Meteor yang Jatuh di Langit Jawa Pada Tanggal 14/9/2023, Apakah Berbahaya ?
Whatsapp Bantah Laporan Yang Mengatakan Akan Adanya Iklan Dalam Obrolan