FAJARNUSA.COM – He Financial Times melaporkan bahwa Meta, perusahaan induk WhatsApp, sedang menjajaki cara untuk memonetisasi layanan perpesanan paling populer di dunia tersebut.
Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah menampilkan iklan dalam daftar percakapan dengan kontak di layar obrolan WhatsApp.
“Tim di Meta telah mendiskusikan apakah akan menampilkan iklan dalam daftar percakapan dengan kontak di layar obrolan WhatsApp, namun belum ada keputusan akhir yang dibuat, menurut tiga orang yang mengetahui masalah tersebut,” bunyi laporan itu.
Baca Juga: Jenis Meteor yang Jatuh di Langit Jawa Pada Tanggal 14/9/2023, Apakah Berbahaya ?
Namun, Cathcart melalui Twitter pada hari Jumat membantah laporan tersebut, dengan mengatakan: “Cerita @FT ini salah. Kami tidak melakukan ini.”
WhatsApp telah lama bebas iklan, namun Meta berada di bawah tekanan untuk menemukan cara baru untuk menghasilkan pendapatan.
Bisnis periklanan perusahaan terpukul selama periode ketidakpastian makroekonomi, dan investor khawatir dengan taruhan bernilai miliaran dolar pada realitas virtual dan “metaverse”.
Baca Juga: Ada Apa Dengan V BTS, Kini Jadi Perbincangan KPopers, Jangan Ketinggalan Info
Pada bulan Juli, Meta melaporkan pertumbuhan pendapatan dua digit pertamanya sejak tahun 2021, tetapi sebagian besar pendapatan tersebut berasal dari iklan di Facebook dan Instagram.
Belum lama ini, aplikasi perpesanan populer tersebut meluncurkan saluran dan kini tersedia di setidaknya 150 negara. WhatsApp untuk seluler tersedia di Android, iOS, dan KaiOS.
Artikel Terkait
Spoiler One Piece Chapter 1092, Tanding Ulang Luffy Melawan Admiral Kizaru
Bocoran soal CPNS ? Ini dia Contoh soal TWK, TIU, dan TKP CPNS 2023
Banyak Negara Takut AI, Begini Alasan Jokowi !
Meteor Jatuh di Langit Garut Bikin Warga Heboh, Ini Kata BRIN
Apa Itu Single Salary, Apakah Menguntungkan Bagi PNS ?
Begini Aksi Praktik Dokter Gadungan yang Bekerja di Beberapa Rumah Sakit, Masyarakat Wajib Waspada !