bola

Suporter Bayern Munchen Sebut Polisi Pebunuh

Rabu, 5 Oktober 2022 | 13:29 WIB
Spanduk Solidaritas Die Roten Bayern Munchen Bersolidaritas Atas Tragedi Kanjuruhan Sekaligus Menyindir Pihak Polisi Indonesia (Extra Time Indonesia @idextratime ·)

FAJARNUSA - Suporter The Bavarians Bayern Munchen menyindir dengan pedas pihak polisi yang mengamankan laga antara Arema vs Persebaya yang berujung kerusuhan dan kematian masal ratusan Aremania dan Aremanita pada Sabtu 1 Oktober 2022.

Suporter Bayern Munchen menunjukan Solidaritas atas tragedi kerusuhan di stadion Kanjuruhan berdarah yang menewaskan lebih dari 100 orang.

Suporter Die Roten Bayern Munchen membentangkan spandung dukungan bagi korban di Kajuruhan sekaligus menyindir pihak kepolisian yang merea sebut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan.

Baca Juga: Aremania Ancam Turun Ke Jalan Jika Dalam 7 Hari Polisi Gagal Ungkap Dalang Tragedi Berdarah Kanjuruhan

Sepanduk tersebut dibentangkan Die Roten Bayern Munchen saat FC Hollywood menjamu Viktoria Plazen dalam lanjutan pertandingan Grup C Liga Champions edisi 2022-2023.

Spanduk panjang tersebut disalahsatu tribun penonton Allianz Arena saat tanda pertandingan pertama digelar pada selasa 4 oktober 2022 wib.

"Lebih Dari 100 Orang dibunuh polisi. Kami Mengenang Mereka yang di Kanjuruhan." ucap tulisan dalam spanduk pendukung Die Roten Bayern Munchen.

Baca Juga: New York Times Sebut Polisi Indonesia Lebih Kejam Usai Reformasi 98' Tapi Minim Tanggung Jawab Sebab Impunitas

Tak cuma Die Roten Pendukung Bayern Munchen yang menunjukan solidaritas atas tragedi Kanjuruhan, hampir semua Klub besar dunia dan suporter pendukungannya juga telah menunjukan solidaritas atas peristiwa kelam pada sabtu 1 Oktober 2022 lalu.

Diketahui sebelumnya pihak kepolisian menggunakan gas air mata yang jelas jelas dilarang FIFA saat membubarkan massa di Stadion Kanjuruhan.

Aparat keamanan kedapatan menggunakan gas air mata yang ditembakkan secara membabi buta ke arah tribune stadion.

Alhasil, Aremania yang hadir dalam pertandingan Arema FC vs Persebaya pada Sabtu (1/10) kesulitan untuk menghirup udara.

Baca Juga: Bikin Mata Polisi Pedas, Artikel New York Times Sebut Polisi Indonesia Korup & Brutal Dalam Tragedi Kanjuruhan

Akibatnya, mereka sempoyongan dan terinjak-injak oleh suporter lainnnya yang berusaha menyelamatkan diri.

Halaman:

Tags

Terkini

Grand Final Bupati Cup, Kuningan Hadapi Luragung

Kamis, 28 Agustus 2025 | 11:55 WIB

Kuningan dan Cilimus Lolos Semi Final Bupati Cup

Minggu, 24 Agustus 2025 | 10:03 WIB