FAJARNUSA - Jumlah korban Jiwa akibat tragedi kerusuhan usai pertandingan Arema vs Persebaya Surabaya kini bertambah.
Ratusan orang dilaporkan menambah daftar panjang korban jiwa akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan , Malang Jawa Timur.
Mengutip informasi dari akun twitter Arema Indonesia jumlah korban jiwa telah mencapai 182 orang meninggal dunia.
Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, Madura United Minta PSSI Bertanggung Jawab dan Semua Pengurusnya Harus Mundur
"Data terkumpul korban jiwa mencapai 182 orang. Kami masih terus membantu rekapitulasi dan verifikasi terutama korban tanpa identitas" katanya minggu 2 oktober 2022.
Hal yang sama juga disampaikan oleh @faktassepakbola via akun twitternya mereka menyampaikan bahwa korban meninggal mayorias berusia 17 tahun.
"Update perjam ini dari dinkes kabupaten Malang jumlah korban meninggal dunia 182 orang, korban mayoritas berusia 17 tahun, mohon disampaikan ke masyarakat yang keluarganya belum pulang untuk menyertakan foto & ciri - ciri untuk memudahkan proses identifikasi" infonya.
Dengan jumlah korban jiwa mencapai 182 orang, tragedi Kanjuruhan dipastikan menjadi tragedi paling berdarah ke 2 di dunia usai tragedi di Stadion Nasional di Lima, Peru yang merenggut 328 korban jiwa.***
Artikel Terkait
Jadi Anggota Pemuda Pancasila, Anies Baswedan Angkat Bicara Isu Dugaan Korupsi Formula E
Laporan Palsu, Juanda Divonis 5 Bulan Penjara
110 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia Usai Laga Arema vs Persebaya, Netizen: Mayat - Mayat Bergeletakan
110 Jiwa Diduga Melayang Akibat Kerusuhan Usai Laga Arema vs Persebaya, Masyarakat Minta Kompetisi Disetop
Korban Jiwa Usai Laga Persebaya VS Arema Malang Sudah Lebih dari 100 Orang, Korban Diduga Masih Bertambah...
Resmi Liga 1 Dihentikan Selama Sepakan Akibat Kerusuhan Usai Laga Arema vs Persebaya yang Memakan Korban Jiwa
Update Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan, 126 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia Usai Laga Arema vs Persebaya
Suhardiman Amby Sebut Mantan Wakil Bupati Kuansing Mulai Pikun
Tragedi Kanjuruhan, Jokowi: 129 Orang Meninggal, Presiden Minta Liga 1 Dihentikan dan Evaluasi Menyeluruh
Tragedi Kanjuruhan, Madura United Minta PSSI Bertanggung Jawab dan Semua Pengurusnya Harus Mundur