FAJARNUSA - Tragedi berdarah yang merenggut nyawa supporter bola Ketika laga derby Jawa Timur antara Arema Malang dan Persebaya Surabaya yang menelan korban hingga 127 orang meninggal dunia, menjadi catatan kelam sejarah sepak bola tanah air.
Seorang supporter yang menjadi saksi hidup ketika kejadian berlangsung menceritakan pengalaman kelamnya melalui subuah cuitan twitter dengan akun @RezqiWahyu_05, begini kronologisnya
“Dari awal saya masuk stadion (kondisi pemain sedang pemanasan) semua berjalan aman dan tertib hingga kick off pukul 20.00.
Kick Off dimulai dan pertandingan berjalan ama naman, tanpa kericuhan sedikitpun. Yang ada hanya supporter Arema saling melontarkan psywar ke arah pemain Persebaya.
Babak pertama selesai, dan saat jeda istirahat, ada sekitar 2-3 kali kericuhan sedikit di tribun 12-13, yang bisa segera diamankan oleh pihak berwenang.
Hingga peluit akhir dibunyikan arema tidak bisa menambah golnya dan harus menerima kekalahan.
Disinilah awal mula tragedy dimulai. Setelah peluit dibunyikan, para pemain tertunduk lesu dan kecewa.
Baca Juga: Laporan Media Asing Sebut Gas Air Mata Picu Banyaknya Korban Jiwa di Stadion Kanjuruhan Malang
Pelatih Arema dan Manager tim mendekati tribun timur dan menunjukan gestur minta maaf ke supporter.
Disisi lain, ada 1 orang supporter yang dari arah tribun selatan nekat masuk dan mendekati Sergio silva dan Maringa. Terlihat sedang memberikan motivasi dan kritik kepada mereka.
Kemudian ada lagi beberapa supporter yang ikut masuk untuk meluapkan kekecewaannya kepada pemain Arema, terlihat John Alfarizie mencoba memberi pengertian kepada oknum-oknum tersebut.
Namun, semakin banyak mereka berdatangan semakin ricuh kondisi stadion karena dari berbagai sisi stadion juga ikut masuk untuk meluapkan kekecewaannya ke pemain.
Diikuti dengan lempar-lemparan berbagai macam benda ke arah lapangan, dan para supporter yang semakin tidak terkendali, akhirnya pemain digiring masuk kedalam ruang ganti dengan kawalan pihak berwajib.
Artikel Terkait
Resmi Liga 1 Dihentikan Selama Sepakan Akibat Kerusuhan Usai Laga Arema vs Persebaya yang Memakan Korban Jiwa
Update Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan, 126 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia Usai Laga Arema vs Persebaya
Suhardiman Amby Sebut Mantan Wakil Bupati Kuansing Mulai Pikun
Tragedi Kanjuruhan, Jokowi: 129 Orang Meninggal, Presiden Minta Liga 1 Dihentikan dan Evaluasi Menyeluruh
Tragedi Kanjuruhan, Madura United Minta PSSI Bertanggung Jawab dan Semua Pengurusnya Harus Mundur
182 Orang Meninggal Dunia, Tragedi Kanjuruhan Jadi Tragedi Sepakbola Paling Berdarah Terbesar Ke 2 di Dunia
Laporan Media Asing Sebut Gas Air Mata Picu Banyaknya Korban Jiwa di Stadion Kanjuruhan Malang
Komisi III DPR Pertanyakan Pertandingan Digelar Malam Hari, Pangeran: Apakah Ada Tendensi Dengan Judi Online?