Wow! Inilah Keuntungan Pemakaian TV Digital, Lengkap Cara Pasang Set Top Box TV Digital Dengan Mudah

photo author
Hanung, Fajar Nusa
- Jumat, 11 November 2022 | 15:40 WIB
 ilustrasi TV digital (pixabay.com/@victoria_watercolour)
ilustrasi TV digital (pixabay.com/@victoria_watercolour)

FAJARNUSA - Televisi digital adalah jenis televisi yang memakai modulasi digital dan sistem kompresi untuk menayangkan siaran sinyal gambar, suara, dan data ke pesawat televisi.

Modulasi itu sendiri adalah proses perubahan suatu gelombang periodik sehingga menjadikan suatu sinyal mampu membawa sebuah informasi.

TV digital saat ini sudah mendapatkan posisi spesial di hati masyarakat, TV analog telah lebih dulu menempati posisi tersebut.

Namun pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kini tengah melakukan migrasi dari TV analog ke TV digital secara bertahap.

Baca Juga: 10 Drama Korea santai, Cocok Untuk Menemani Liburmu!

Migrasi siaran TV analog ke TV digital ini sesuai dengan amanah UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Pada tahap pertama, siaran TV analog akan dihentikan paling lambat pada 17 Agustus 2021, dengan proses peralihan sudah dimulai sejak saat ini.

Penghentian siaran TV analog secara total akan dilaksanakan paling lambat 2 November 2022.

Transformasi televisi analog ke televisi digital berjalan demi dua rencana besar, yaitu internet cepat (broadband) dan menyediakan frekuensi untuk komunikasi di tengah bencana.

Baca Juga: TV Analog disuntik Mati Kominfo, Masyarakat Menjerit Kebingungan

TV digital diperlukan karena teknologi televisi analog yang sekarang dipakai stasiun televisi nasional, menghabiskan sumber daya yang besar pada spektrum 700 MHz.

Oleh karena itu pemerintah ingin mengalihkan ke televisi digital agar lebih efisien. Jika digitalisasi televisi dilakukan, pemerintah berharap terdapat frekuensi kosong seluas 112 MHz yang sering disebut digital dividend.

Nah, frekuensi kosong hasil dari efisiensi ini nantinya digunakan untuk dua rencana besar. Pertama, spektrum 700 MHz bakal dipakai untuk komunikasi saat terjadi bencana.

Kedua, 700 MHz juga bakal digunakan untuk menyelenggaran Internet nirkabel berkecepatan tinggi 4G LTE.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanung

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X