KACAU! Testimoni Ismail Bolong Diduga Tutupi Isu Judi Online 303 & Korupsi Tambang, PT. MHU Rugikan Negara 9 T

photo author
Hanung, Fajar Nusa
- Selasa, 8 November 2022 | 09:53 WIB
Fajarnusa.com - Testimoni Ismail Bolong yang sejak kemaren viral diduga modus untuk menyembunyikan kasus mafia tambang yang sebenarnya yang selama ini mendapat backing dari kelompok Ferdy Sambo, dengan Satgassusnya yang merugikan negara Rp. 9,3 Triliun, yang telah dilaporkan Masyarakat Anti Korupsi
Fajarnusa.com - Testimoni Ismail Bolong yang sejak kemaren viral diduga modus untuk menyembunyikan kasus mafia tambang yang sebenarnya yang selama ini mendapat backing dari kelompok Ferdy Sambo, dengan Satgassusnya yang merugikan negara Rp. 9,3 Triliun, yang telah dilaporkan Masyarakat Anti Korupsi

Baca Juga: Jelang RDP DPR RI, Tutup PT Amman Mineral Nusa Tenggara Jadi Trending Topik

Tim penyelidik aparat penegak hukum, menurutnya perlu mendalami pula dugaan penyimpangan kewajiban domestic market obligation/DMO oleh PT. MHU. Berdasarkan data pada Ditjen Minerba Tahun 2021, PT. MHU melaporkan telah memenuhi kewajiban DMO sebanyak 4.095.243 metric ton.

Akan tetapi dalam catatan PLN pada tahun 2021, PT. MHU hanya menyetor sebanyak 1.398.318 MT. Perlu dilakukan audit investigatif atas kemungkinan terjadinya dugaan penyimpangan dalam kewajban DMO oleh PT. MHU yang beralasan, sebanyak 2.696.925 MT telah disetorkan ke industri-industri dalam negeri.

Sedangkan terkait testimoni Ismail Bolong yang baru berusia sehari lalu diralat kembali, menurut Yusri Usman tidaklah heran lantaran menurut pembuat testimoni, dibuat dibawah tekanan kelompok jenderal polisi pecatan, Hendra Kurniawan.

Baca Juga: Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Teratas Versi Seven Media Asia

Hal itu tampak kasat mata dari cara mantan anggota Polresta Samarinda itu menyampaikan testimoni dengan cara membaca teks yang sudah disiapkan anak buah suami Seali Syah saudara vokalis Noah, Ariel ini.

Kemudian pada tanggal 29 Januari 2022, dibuatlah Flowcart Alur Uang Koordinasi Dari Para Penambang Batubara Ilegal di Wilkum Polda Kaltim. Persoalan lalu timbul tatkala dua hari yang lalu Flowcart tersebut diviralkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab, dengan tujuan untuk memfitnah Kabareskrim Polri, Komjen Pol Agus Andrianto. Diduga dilakukan kelompok Ferdy Sambo yang ingin membalas dendam dengan merusak nama baik Kabareskrim.

Ismail Bolong sendiri menurut Yusri Usman, berdasarkan investigasi CERI melakukan penambangan di areal konsesi batubara PT. Belayan International Coal di kawasan Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, yang batubaranya berdasarkan data di Ditjen Minerba dijual kepada buyer antara lain: PT. ICON, Pan Asia, SAII Resources Pte Ltd, East Gate Commodities, dan PT. Sarana Resources. (Jum).***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hanung

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X