FAJARNUSA - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyarankan Pemerintah untuk segera memberdayakan anak negeri yang memiliki aplikasi teknologi keamanan siber usai data-data Negara kecolongan dari Bjorka.
Menurut Moeldoko, cara itu bisa dilakukan sebagai dasar kemerdekaan dalam mengendalikan pengamanan data-data Negara agar tidak kecolongan kembali seperti yang dilakukan Bjorka.
"Kita punya teknologinya, kita juga punya talenta-talenta yang ahli di bidang keamanan siber. Mari kita gerakkan sumber daya itu untuk membangun pondasi demi mewujudkan kedaulatan keamanan siber nasional," kata Moeldoko, dilansir dari pmjnews.
Baca Juga: Listyo Sigit Sahkan Banding Ferdy Sambo Dan Akan Digelar Pekan Depan
Purnawirawan TNI itu menerangkan, apabila keamanan siber ada di tangan anak negeri, maka ia mengklaim tingkat keamanan Negara dipastikan aman dan mudah diawasi.
"Dengan teknologi anak bangsa, data tidak hanya aman tapi juga bisa kita kontrol," tandas Moeldoko.
Moeldoko juga mengimbau kepada Pemerintah agar tidak abai dalam menjaga keamanan privasi data Negara agar tidak kebobolan hingga diremehkan.
"Kita tidak boleh abai mengatasi ini. Kalau kita abai, kita dianggap lemah," tegasnya.
Kemudian terkait dengan kasus jebolnya data privasi Negara oleh Bjorka, mantan Panglima TNI itu meminta Negara untuk mengusut tuntas hingga memberikan hukuman yang setimpal.
"Siapapun yang menggangu kedaulatan data Indonesia harus ditindak tegas, jangan dikasih ampun," kata Moeldoko. []
Artikel Terkait
Presiden Ukraina Zelenskyy Tabrakan Dengan Mobil Pribadi, Begini Kondisinya...
Ketua DPRD DKI Jakarta Ganjal Anies Baswedan Jual Saham Bir Karena Untung Menggiurkan
DPRD DKI Jakarta Umumkan Akhir Jabatan Anies Baswedan Dan 3 Nama Calon Penggantinya
Berani! Najwa Shihab Sindir Gaya Hidup Polisi Dan Istrinya
Listyo Sigit Sahkan Banding Ferdy Sambo Dan Akan Digelar Pekan Depan