nasional

Ratusan Mahasiswa Terinfeksi HIV AIDS, 414 Diantaranya Berdomisili Bandung

Jumat, 11 November 2022 | 17:38 WIB
Hindari pergaulan seks bebas, karena itu pintu masuk penyakit menular HIV Aids. (Pixabay)

FAJARNUSA - Masyarakat dihebohkan dengan beredarnya kasus HIV AIDS pada mahasiswa ber KTP Bandung.

Tidak dengan jumlah yang sedikit, 414 mahasiswa atau setara 6,97% dari kasus
yang ada, mahasiswa Bandung dinyatakan positif HIV AIDS.

Silvia Dewi, Ketua Sekretariat KPA Kota Bandung mengatakan bahwa penyakit ini banyak dialami kelompok usia produktif.

"Paling banyak itu usia 20-29 tahun, persentasenya 44,84 persen, usia produktif banget," ujarnya.

Baca Juga: Cemerlang! Fajar Alfian/Rian Ardianto Miliki Tahun Fantastis di 2022, ini Prestasinya

HIV merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Orang yang tertular virus HIV jika tidak segera ditangani secepatnya maka akan berlanjut ke kondisi AIDS (Acquured Immune Defeciency Syndrome) Gejala penyakit ini akan hilang dalam waktu yang cukup lama, sekitar 10 - 15 tahun.

Belum ada obat yang sangat efektif untuk bisa menyembuhkan penyakit ini. Begitu orang terpapar, penyakit ini akan ada di tubuhnya seumur hidup. Tetapi dengan perawatan medis yang tepat, HIV dapat dikendalikan.

Gejala atau tanda-tanda awal HIV dikenal sebagai sindrom retroviral akut. gejalanya seperti; Sakit kepala, Demam, Kelelahan, Nyeri sendi, Kehilangan selera makan, Pembengkakan kelenjar getah bening, Sakit tenggorokan, Ruam, Nyeri otot dan sendi, Sariawan di mulut, Borok pada alat kelamin, Keringat malam, Diare, Rasa tidak enak badan, Nyeri otot dan mual.

Baca Juga: Kabar Kampus: UNIS Gelar Talkshow Membangun Ekonomi Indonesia di Era Disrupsi Digital

HIV pada dasarnya merupakan penyakit infeksi menular seksual (IMS). Penyakit ini juga dapat menyebar melalui kontak dengan darah yang terinfeksi dan dari kebiasaan berbagi jarum suntik.

Orang dengan AIDS sudah pasti HIV positif, namun orang dengan HIV positif setelah
mengetahui statusnya segera melakukan pengobatan ARV (Anti Retroviral) ada kemungkinan kondisinya tidak akan sampai pada tahap AIDS.

ARV adalah obat yang digunakan dalam perawatan dan pencegahan infeksi HIV. Cara kerjanya dengan menghentikan atau memperlambat perkembangan virus dalam tubuh.

Baca Juga: Simak! Hobi Membaca Buku Fiksi Ternyata Memiliki Manfaat Untuk Individu ini Manfaatnya

Penularan HIV dapat dicegah melalui langkah-langkah sebagai berikut:

Halaman:

Tags

Terkini