FAJARNUSA.COM (JAKARTA) – Pemerintah Kota Cirebon bergerak cepat dalam upaya mempercepat pembangunan infrastruktur jalan. Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, S.A.P., M.Si, menghadiri Sosialisasi Penanganan Jalan Daerah melalui Skema Pembiayaan Kreatif dengan optimalisasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 di Gedung Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta.
Solusi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Kegiatan strategis yang digelar Kementerian PU ini bertujuan memberikan terobosan bagi pemerintah daerah dalam mengatasi keterbatasan anggaran konvensional (APBD). Melalui Inpres No. 11 Tahun 2025, pemerintah pusat mendorong konektivitas jalan yang lebih cepat melalui pendekatan kolaboratif.
Baca Juga: Tiket Mudik Lebaran 2026 Daop 3 Cirebon Masih Tersedia, Segera Pesan Sebelum Kehabisan
"Sosialisasi ini membuka peluang besar bagi daerah untuk lebih inovatif. Kami tidak bisa hanya mengandalkan APBN atau APBD saja, tetapi harus mulai memanfaatkan sumber pembiayaan non-konvensional," ujar Effendi Edo di sela kegiatan tersebut.
Sinergi Pusat dan Daerah
Skema pembiayaan kreatif ini menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Poin-poin utama dalam pertemuan tersebut meliputi:
- Optimalisasi Inpres Nomor 11 Tahun 2025 sebagai payung hukum percepatan.
- Pemanfaatan Dana Non-Konvensional untuk menutupi celah anggaran pembangunan.
- Peningkatan Konektivitas guna mendongkrak ekonomi lokal dan kualitas hidup warga.
Dampak Nyata bagi Masyarakat Cirebon
Wali Kota Effendi Edo meyakini bahwa dengan infrastruktur yang mumpuni, daya saing Kota Cirebon akan meningkat pesat. Jalan yang mantap tidak hanya melancarkan mobilitas, tetapi juga menjadi urat nadi perekonomian masyarakat.
Ke depan, Pemkot Cirebon berkomitmen menjadikan hasil sosialisasi ini sebagai pijakan strategis dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas.
(**)