FAJARNUSA.COM (JAKARTA) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menyiapkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP pada tahun 2026. Berbeda dengan Ujian Nasional (UN) terdahulu, TKA kali ini akan diintegrasikan langsung dengan Asesmen Nasional (AN).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa TKA bukan merupakan syarat kelulusan siswa. "TKA dimaksudkan untuk membantu satuan pendidikan memahami kondisi riil capaian akademik murid, sehingga perbaikan pembelajaran lebih terarah," jelasnya dalam taklimat media di Jakarta.
Jadwal Penting TKA SD & SMP 2026
Baca Juga: Siap-Siap, 4 Fenomena Astronomi Februari 2026: Ada Snow Moon hingga Gerhana Matahari
Bagi orang tua dan pihak sekolah, berikut adalah linimasa penting yang wajib dicatat agar tidak terlewat:
| Tahapan Pelaksanaan | Jadwal SD | Jadwal SMP |
| Pendaftaran | 19 Jan - 28 Feb 2026 | 19 Jan - 28 Feb 2026 |
| Simulasi | 2 Maret - 8 Maret 2026 | 23 Feb - 1 Maret 2026 |
| Gladi Bersih | 9 Maret - 17 Maret 2026 | 9 Maret - 17 Maret 2026 |
| Pelaksanaan Tes | 20 April - 30 April 2026 | 6 April - 16 April 2026 |
| Pengolahan Hasil | 18 Mei - 23 Mei 2026 | 18 Mei - 23 Mei 2026 |
| Pengumuman | 24 Mei 2026 | 24 Mei 2026 |
Berbasis Komputer dan Bersifat Diagnosis
Baca Juga: Benarkah Full Moon Bikin Susah Tidur dan Cemas? Simak Fakta Medis di Balik Mitos Lunar Effect
Kepala BSKAP, Toni Toharudin, menambahkan bahwa seluruh proses asesmen akan dilaksanakan berbasis komputer. Namun, pemerintah tetap mempertimbangkan kesiapan infrastruktur di setiap daerah guna mengantisipasi kendala teknis.
Hasil dari TKA ini nantinya tidak hanya berupa angka, tetapi disertai dengan deskripsi capaian yang mendalam. Data ini akan menjadi alat diagnosis bagi pemerintah dan sekolah untuk menyempurnakan kurikulum serta meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar di kelas.
Kenapa TKA 2026 Penting?
Baca Juga: Viral, Warga Way Bungur Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai, Wagub Lampung Diduga Minta Video Dihapus
Meskipun tidak bersifat wajib dan tidak menentukan kelulusan, TKA berfungsi sebagai:
-
Assessment of Learning: Memotret capaian akademik secara nasional.
-
Assessment for Learning: Menjadi dasar perbaikan metode mengajar guru.
-
Assessment as Learning: Bagian dari sistem penilaian pendidikan yang komprehensif.
Baca Juga: Dilema Board of Peace: Langkah Strategis Prabowo untuk Kemerdekaan Palestina dan Perdamaian Gaza
Dengan sinergi antara TKA dan Asesmen Nasional, pemerintah berharap dapat memperkuat fondasi pendidikan sejak dini demi mencetak generasi yang lebih kompetitif dan berkualitas. **