nasional

Pertumbuhan Ekonomi Nasional hingga 30 November 2025 Tetap Terjaga Kuat dan Berkesinambungan

Selasa, 23 Desember 2025 | 18:26 WIB
DJP Jawa Barat merilis pertumbuhan ekonomi sebesar Rp18,98 Triliun sampai 30 November 2025

FAJARNUSA.COM - Direktorat Jenderal Pajak merilis pertumbuhan APBN hingga 30 November 2025.

Pendapatan Negara s.d. 30 November 2025 terealisasi sebesar Rp126,90Triliun atau
82,39% dari target yang sebesar Rp154,02 Triliun, tumbuh 5,34% (yoy). Didukung
penerimaan perpajakan yang tumbuh sebesar 5,06% (yoy), sedangkan Pendapatan
Negara Bukan Pajak (PNBP) tumbuh 10,21% (yoy).

Penerimaan Pajak Dalam Negeri secara agregat tercapai Rp93,58 Triliun atau 79,38%
dari target Rp117,89 Triliun, tumbuh sebesar 5,87% (yoy) dikontribusi pertumbuhan Pajak Penghasilan Non Migas dan Pajak Lainnya. Sedangkan PPN dan PPnBM terkontraksi sebesar 0,75%, sementara PBB terkontraksi 2,85%.

Baca Juga: Launching Manajemen Talenta, Pemkot Cirebon Terapkan Sistem Kepegawaian yang Profesional

Penerimaan Kepabeanan dan Cukai tercapai Rp26,00 Triliun, atau 84,96% dari target
sebesar Rp30,60 Triliun tumbuh 2,26%.

Penerimaan Bea Masuk terkontraksi 34,26% atau Rp198,21 Miliar, dipengaruhi tidak adanya importasi beras, penggunaan fasilitas FTA (otomotif), dan Penurunan BM dari PLB kontributor utama (otomotif) karena penurunan penjualan mobil secara nasional.

Sedangkan Cukai tumbuh 3,11% atau Rp770 Miliar, karena tahun 2024 terdapat relaksasi penundaan pembayaran Cukai HT dari 60 hari menjadi 90 hari.

Baca Juga: Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital

Pada tahun 2025 tidak ada relaksasi, pertumbuhan SKM Gol.I (1,38%) &
Rel Padat (12,65%), penurunan SPM Gol.I (18,77%), SKT Gol.IA (32,59%), SKT Gol.IB (18,51%).

Cukai MMEA tumbuh 8,27% atau Rp26,91 Miliar, sedngkan Cukai EA turun
38,21% atau Rp1,82 Miliar.

Realisasi PNBP sebesar Rp7,33 Triliun atau 132,34% dari target Rp5,54 Triliun
mengalami pertumbuhan sebesar 10,21% (yoy) dikontribusi PNBP lainnya yang tumbuh 12,64% dan Pendapatan PNBP BLU tumbuh 7,98%.

Baca Juga: Dony Oskaria Tinjau Lahan Hunian Sementara Warga Korban Bencana di Aceh Tamiang

Belanja Negara telah terealisasi Rp107,92 T atau 88,69% dari pagu sebesar Rp121,68 T, secara yoy mengalami kontraksi sebesar 5,94% (yoy).

Perlambatan ini terutama pada Belanja K/L sebesar 19,17%. Sedangkan realisasi TKD tumbuh sebesar 2,22%.

Belanja K/L sampai dengan 30 November 2025 terealisasi sebesar Rp35,38 T atau
78,53% dari pagu.

Halaman:

Tags

Terkini