nasional

Update Bencana Agam Sumatera Barat: 192 Tewas, 72 Hilang, BNPB Bangun Huntara dan Kerahkan Alat Berat

Senin, 22 Desember 2025 | 08:17 WIB
Pembangunan huntara untuk korban banjir dan longsor di Agam, Sumatera Barat mulai dilakukan. (Dok. BNPB)

Kerusakan Infrastruktur dan Lingkungan

Bencana banjir dan longsor di Agam menyebabkan kerusakan besar, antara lain:

  • Rumah rusak berat: 854 unit
  • Rumah rusak sedang: 298 unit
  • Rumah rusak ringan: 392 unit
  • Jembatan rusak: 28 titik
  • Jalan rusak: 21 titik
  • Tempat ibadah rusak: 27 unit
  • Fasilitas pendidikan terdampak: 114 sekolah
  • Irigasi rusak: 78 lokasi
  • Hewan ternak terdampak: 5.481 ekor
  • Lahan pertanian rusak: 2.044,84 hektare

Baca Juga: Penantian Pilu 14 Hari di Balik Timbunan Tanah: Kisah Wanita di Sibolga Akhirnya Temukan Jasad Orang Tua

Pembangunan Hunian Sementara (Huntara)

BNPB mencatat kebutuhan hunian sementara (huntara) di lima kecamatan, dengan total ratusan unit. Salah satu pembangunan utama huntara dilakukan di SDN 05 Kayu Pasak, Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan.

Huntara ini memiliki kapasitas 117 kepala keluarga (KK) dalam 24 barak, dengan target penyelesaian pada 2 Januari 2026. Hingga kini, progres pembangunan baru mencapai 4 persen.

Baca Juga: Film Suka Duka Tawa Tayang Mulai 8 Januari 2026 di Bioskop Indonesia

Pembangunan melibatkan personel gabungan TNI, BPBD, Dinas PUPR Agam, dan BNPB, dengan dukungan alat berat.

Pengerahan Alat Berat

Sebanyak 60 unit alat berat telah dikerahkan untuk penanganan darurat dan pemulihan, terdiri dari:

Baca Juga: BNN Bongkar 42 Jaringan Narkoba, 746 Kasus Berhasil Terungkap Sepanjang 2025

  • 38 unit excavator
  • 15 unit dump truck
  • 4 unit wheel loader
  • 3 unit bulldozer

Kegiatan BNPB di Lapangan

Tim BNPB terus melakukan pemantauan distribusi logistik di Posko Utama Kabupaten Agam di Lubuk Basung, berkoordinasi terkait perbaikan jalur transportasi, serta memonitor pembangunan huntara, termasuk pekerjaan cut and fill, pemasangan dinding GRC, pondasi, hingga penambahan alat berat.

Baca Juga: Ijazah Jokowi Ditunjukkan saat Gelar Perkara Khusus, Roy Suryo: Jangankan Memeriksa, Menyentuh Saja Tidak Boleh

Namun, proses pengecoran huntara masih terkendala keterbatasan pasokan air.

Halaman:

Tags

Terkini