Lebih jauh, Handoko berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang belum tentu berdasar fakta.
"Stop narasi sesat dan framing jahat untuk mendiskreditkan siapapun, termasuk bagi Budi Arie Setiadi. Kegaduhan akibat pembelokan fakta sangat merugikan masyarakat," tegasnya.
"Jangan belokkan fakta hukum dengan asumsi yang tidak faktual, apalagi framing jahat untuk membunuh karakter Budi Arie Setiadi," tutup Handoko.***